MU Pecat Solskjaer, Ronaldo Sampaikan Salam Perpisahan Lewat Twitter

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Cristiano Ronaldo menyampaikan salam perpisahan kepada Ole Gunnar Solskjaer lewat media sosial. Pemain asal Portugal itu berharap Solskjaer bisa sukses setelah meninggalkan Manchester United.

Kedua mantan rekan setim itu memang tidak lagi bersama. Manajemen memutuskan untuk mengakhiri kontrak Solskjaer sebabagai pelatih usai MU menelan kekalahan 1-4 dari Watford, akhir pekan lalu. Untuk sementara MU bakal ditangani Michael Carrick yang sebelumnya merupakan asisten Solskjaer.

"Dia menjadi rekan setimku saat saya pertama kali datang ke MU dan menjadi pelatihku ketika kembali lagi ke Old Trafford," ujar Cristiano Ronaldo melalui akun Twitter resminya seperti dilansir dari AS.

"Namun di luar itu, Ole adalah sosok yang luar biasa. Saya berharap yang terbaik dalam kehidupannya. Semoga berhasil temanku. Kamu layak mendapatkannya," ujar Ronaldo menambahkan.

Kepulangan Ronaldo

Cristiano Ronaldo layak menjadi pengganti Maguire sebagai kapten Manchester United. Meski baru bergabung di skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer, Ronaldo telah memiliki pengalaman sebagai kapten di Real Madrid dan Juventus. Ia juga memiliki pengaruh besar di Old Trafford. (AFP/Paul Ellis)
Cristiano Ronaldo layak menjadi pengganti Maguire sebagai kapten Manchester United. Meski baru bergabung di skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer, Ronaldo telah memiliki pengalaman sebagai kapten di Real Madrid dan Juventus. Ia juga memiliki pengaruh besar di Old Trafford. (AFP/Paul Ellis)

Setelah 12 tahun berlalu, Ronaldo akhirnya kembali lagi ke MU pada Agustus lalu. Pemain yang dijuluki CR7 itu didatangkan dari Juventus dan telah mencetak 9 gol dalam 13 laga di semua kompetisi.

Kiprah Solskjaer

Solskjaer sendiri dipercaya menangani MU sejak 2019 lalu. Dia ditunjuk menggantikan posisi Jose Mourinho. Awalnya, Solskjaer hanya menjabat sebagai pelatih caretaker hingga musim berakhir. Hanya saja, manajemen berubah pikiran dan menunjuknya sebagai pelatih utama pada musim berikutnya.

Bersama Solskjaer, MU yang sudah lama terpuruk sempat tampil menjanjikan musim lalu. Setan Merah mampu menembus urutan kedua pada papan klasemen Liga Inggris dan finalis Liga Europa 2020/21.

Torehan ini pun membangkitkan harapan publik akan kebangkitan MU musim ini. Sayang performa gemilang di awal musim tidak mampu bertahan dan berujung kepada pemecatannya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel