MU Terus Meracik Strategi, Paul Pogba Gonta-ganti Peran

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVA – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer beberapa kali melakukan perubahan formasi dalam timnya. Teka-teki ini yang dinanti ketika mereka melawat ke Bramall Lane, markas Sheffield United dalam lanjutan Premier League, Jumat dini hari WIB 18 Desember 2020.

Mulai dari menempatkan tiga bek, sampai dengan empat bek yang variasinya berbeda telah diterapkan Solskjaer. Tapi, formasi 4-4-2 berlian dianggap sebagai salah satu terobosannya.

Paul Pogba yang biasa menjadi gelandang jangkar digeser agak melebar ke sisi kiri. Padahal biasanya dia adalah pengatur tempo permainan tim berjuluk Setan Merah ketika menerapkan 4-2-3-1.

"Dari 4-2-3-1, yang terlihat itu mungkin adalah posisi favorit Paul. Saya pikir dia melakukannya dengan baik di posisi itu," ujar Solskjaer, dikutip dari laman resmi MU.

Tapi Solskjaer tak ingin anak asuhnya terpaku cuma dalam satu atau dua formasi. Untuk itu dia coba memberi variasi, walau belum terlihat konsistensinya.

"Dua kali kami bermain dengan tiga pemain di belakang. Kami bisa mengalahkan PSG, dan satunya lagi sayang kami kalah dari Leipzig," tuturnya.

Dikatakan juru taktik asal Norwegia tersebut, perubahan yang dia lakukan tak lepas dari kebutuhan dan kondisi tim. Dia juga harus mengukur kekuatan lawan.

"Terkadang Anda harus melihat lawan dan melihat kebutuhan kami akan pemain yang ada, karena kualitasnya berbeda. Tapi saya pikir para pemain mampu mengatasinya," kata Solskjaer.