Muak Lihat Sentimen Anti-Asia di Amerika Serikat, Pacquiao: Lawan Saya Saja

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Petinju asal Filipina, Manny Pacquiao, angkat bicara mengenai sentimen anti-Asia yang tengah merebak di Amerika Serikat. Gerakan ini telah berujung kepada tindak penganiayaan yang memakan korban.

Pacquiao yang pernah menyandang 12 gelar juara dunia muak mendengar kejadian ini. Menurutnya, kekerasan rasial yang menimpa para warga keturunan Asia di AS harus segera dihentikan.

"Berhenti menyerang orang-orang Asia yang tidak bisa membela diri," ujarnya lewat akun media sosialnya, Kamis (8/4/2021) seperti dilansir dari Marca. "Lawan aku saja," Pacquiao menambahkan.

Aksi kekerasan yang menyasar warga keturunan Asia di Amerika Serikat memang tengah meningkat belakangan ini. Salah satunya dilakukan oleh seorang pria bernama Robert Aaron Long di Atlanta. Dalam aksinya dia menyerang salah satu panti pijat dan menewaskan delapan orang, enam di antaranya adalah wanita Asia. Robert membantah bila aksinya itu dilatarbelakangi kebencian rasial.

Ibu dan Anak Diludahi

Ilustrasi Penganiayaan (Liputan6.com/Andri Wiranuari)
Ilustrasi Penganiayaan (Liputan6.com/Andri Wiranuari)

Insiden lain juga menimpa seraong ibu dan anak keturunan Asia di Queens, New York. Seorang pria tiba-tiba menyebut mereka sebagai 'Virus China' sebelum meludahi ibu dan anak tersebut.

Hentikan Diskriminasi

"Warna darah kita semua sama. Hentikan diskriminasi. Cinta dan damai untuk semua," seru Pacquiao.

Selain Pacquiao, insan olahraga lain, termasuk LeBron James hingga Naomi Osaka, juga menyerukan hal yang sama. Mereka juga meminta agar kekerasan rasial bagi keturunan Asia segera dihentikan.

Saksikan juga video menarik di bawah ini