Muatan KM Kelud Rugikan Negara Rp100 Miliar

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Merdeka.com
    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    MERDEKA.COM. PT. Wijaya Karya (Wika) Tbk tengah bersiap mengerjakan proyek pembangunan hotel berbintang di kawasan Masjidil Haram, Arab Saudi.Wika menjadi sub kontraktor dari kontraktor besar Timur Tengah, Bin Ladin Group yang merupakan keluarga pendiri Al-Qaidah. …

INILAH.COM, Jakarta-Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok berhasil melakukan penindakan muatan KM Kelud milik PT Pelni asal Batam pada 2 November 2012.

Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Agung Kuswandono mengatakan total barang temuan yang tidak memenuhi aspek kepabeanan tersebut berjumlah 5.338 paket senilai Rp500 miliar.

"Hasil barang ini tentu merugikan negara sampai Rp100an miliar karena tidak memenuhi aspek kepabeanan," katanya dalam jumpa pers penindakan muatan kapal PT Pelni di Jakarta, Kamis (29/11/2012).

Sementara Menteri Keuangan Agus Martowardojo meminta agar area free trade zone (FTZ) Batam yang menjadi lalu lintas keluar masuk barang, jangan disalahgunakan. "Kita sebagai negara yang mengandalkan perekonomian dari penerimaan negara, jangan sampai menyalahgunakan FTZ bebas pajak, jadi bebas barang masuk," katanya.

Barang-barang ini nantinya akan ditindaklanjuti secara hukum lalu apakah akan dilelang atau dimusnahkan. "Yang jelas ini nanti akan jadi milik negara, apakah nanti akan dilelang atau dimusnahkan," ujarnya.

Adapun barang-barang yang diduga terkena ketentuan larangan sebanyak 3.140 paket diantaranya barang kimia/bahan peledak, alat kesehatan, alat telekomunikasi, kendaraan bermotor dan suku cadang, garmen, kosmetik, dan barang kena cukai impor. [ast] 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat