Muaythai PON Papua: Petarung Papua, Jatim dan Sumbar raih kemenangan

·Bacaan 1 menit

Petarung asal Papua, Jawa Timur dan Sumatera Barat berhasil meraih kemenangan ketika berlaga pada babak penyisihan cabang olahraga Muaythai kelas 45kg putra di GOR STT GIDI, Sentani, Selasa.

Petarung Papua Muhammad Bayan Hamid berhasil memenangi laga melawan petarung Papua Barat Septinus Kabiyai pada pertandingan pembuka cabang olahraga Muaythai PON Papua.

Bermain di GOR STT GIDI, Selasa, Bayan Hamid berhasil mengalahkan Septinus Kabiyai usai menjalani pertarungan selama 4 ronde.

Baca juga: Atlet Muaythai Kalbar siap "berburu" medali PON Papua

Pada ronde keempat, pukulan Bayan Hamid menerjang wajah Septinus yang membuat petarung asal Papua Barat itu memutuskan untuk menyerah.

Selanjutnya ada laga antara petarung Jawa Timur Galih Bangkit berhadapan dengan petarung asal Bengkulu Mustakim di babak penyisihan kelas putra 45kg.

Pada ronde pertama, Galih Bangkit tampil cukup agresif setelah berhasil menjatuhkan Mustakim sebelum akhirnya petarung asal Jambi itu kembali bangkit.

Pada ronde kedua, pertarungan berlangsung sengit antara keduanya dan sempat terjadi saling lempar serangan sebelum akhirnya Galih Bangkit menjatuhkan Mustakim dengan pukulan di kepala.

Selanjutnya Mustakim tidak bisa melanjutkan pertandingan yang membuat Galih Bangkit dari Jatim keluar sebagai pemenang pada laga kedua penyisihan cabang olahraga muaythai kelas 45kg.

Baca juga: Atlet muaythai Sulsel tembus final PON Papua

Laga berikutnya adalah pertarungan antara atlet Kalimantan Timur Siprianus Gobang melawan petarung Sumatera Barat Gilang Dwi Fajri di kelas 45kg.

Pada ronde pertama, pertarungan berjalan cukup seimbang di antara keduanya dan membuat laga harus dilanjutkan ke ronde kedua.

Pada ronde kedua, petarung Kalimantan Timur Sipriabus Gobang lebih memperagakan permainan agresif dengan melontarkan tendangan dan pukulan yang masih bisa diatasi oleh Gilang.

Setelah bermain tiga ronde, Gilang Dwi Fajri akhirnya dinyatakan sebagai pemenang berdasarkan poin dari keputusan dewan juri.
​​​​
Baca juga: Lampung berharap medali pertama dari muaythai
Baca juga: Tim muaythai Jabar andalkan atlet kelas 75kg putra di PON Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel