Mudah Kok Bikin Istri dan Suami Senang, Begini Triknya

Rochimawati, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 2 menit

VIVA – Banyak pasangan yang merasa hampa usai menikah selama bertahun-tahun dan menyebut tak lagi saling memahami. Padahal, kunci utama untuk bisa saling dipahami ada pada bahasa kasih tiap individu. Apa sih bahasa kasih?

Ulama Aisyah Dahlan menyebut bahwa bahasa kasih tiap orang akan sangat berbeda-beda. Dari bahasa kasih inilah, istri ataupun suami bisa merasa begitu dicintai hingga akhirnya kebahagiaan pernikahan tercapai.

Sayangnya, banyak yang tak memahami bahasa kasih pasangannya. Aisyah mencontohnya, banyaknya keluhan para istri yang mengaku tak pernah mendengar kata cinta dari suaminya.

"Siapa yang merasa suaminya tidak pernah bilang, 'aku cinta kamu'? Itu lazim! Wajar! Nggak dosa dia. Kalau kita tahu dasarnya begitu, kemudian dia ucapkan, itu hebat banget. kita harus sujud syukur," tutur Aisyah Dahlan dalam sebuah tayangan di YouTube.

Disebutkan Aisyah Dahlan, ada lima bahasa kasih yang dimiliki tiap manusia. Pertama, kata-kata pendukung berupa pujian. Lalu, saat-saat mengesankan berupa waktu berkualitas. Selanjutnya, ada sentuhan fisik yang sederhana namun membuat bahagia bukan kepayang.

"Ada juga yang suka diberi servis atau pelayanan. Atau ada yang suka dikasih hadiah," kata dia.

Di antara lima bahasa kasih itu, manusia rata-rata memiliki dua yang ada. Untuk itu, para istri dan suami harus memahami bahasa kasih yang disukai oleh pasangannya agar mampu membina pernikahan dengan lebih mesra.

"Suami merasa dicintai sejak awal pernikahan karena istrinya suka memasak, mencuci, ada setiap suami pulang kerja. Artinya bahasa kasih si suami ibu adalah pelayanan, ya udah berikan pelayanan aja yang dia suka," ujarnya.

"Kalau ibu, mungkin saat dikasih hadiah, langsung disimpan baik-baik, termasuk cincin pernikahan, bilang pada suami," sambungnya.

Bahasa kasih yang berbeda ini, tak lantas menjadi perbedaan yang meregangkan pernikahan. Malah, saling mengertinya bahasa kasih, akan membuat suami dan istri makin sayang. Untuk bisa mengetahuinya, bisa dengan saling mengkomunikasikannya dengan pasangan. Jadi, apa bahasa kasih pasanganmu?