Mudik Jakarta-Yogyakarta via Jalur Selatan Garut, Bisa Menikmati Panorama Pantai

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemudik dari Jakarta dan wilayah sekitarnya yang hendak menuju Jawa Tengah juga Yogyakarta, kini bisa menggunakan jalur pantai selatan jawa. Bupati Garut, Rudy Gunawan memastikan bahwa jalur pantai selatan wilayah Kabupaten Garut saat dipastikan aman digunakan.

Rudy mengaku sudah mengecek langsung kondisi jalan lintas Garut Selatan. Hasil pengecekan dipastikan bahwa seluruh sarana jalan aman digunakan oleh pemudik yang mengarah ke Jawa Tengah dan setelahnya.

"Saya sudah mengecek kondisinya langsung. Dan saya ingin memberikan kepastian kepada para pemudik bahwa jalur selatan jawa, khususnya yang wilayah Garut sudah bisa dilewati," kata Rudy, Minggu (24/4).

Untuk jalur pantai selatan Jawa wilayah Garut, menurutnya, memiliki panjang mencapai 80 kilometer. Jalan tersebut menghubungkan Jakarta-Yogyakarta melalui wilayah selatan Jawa Barat.

"Ini jalan yang dibangun kementerian PUPR. Kondisi jalannya luar biasa mulus," ujar dia.

Menikmati Panorama Pantai

Selain kondisi jalannya yang mulus, Rudy juga menyebut bahwa pemudik bisa menikmati panorama pantai yang indah di sepanjang perjalanan. Di wilayah Garut, pemudik juga bisa singgah langsung di beberapa titik lokasi yang keindahannya luar biasa, salah satunya Puncak Guha.

Untuk kuliner, Rudy menyatakan bahwa di jalur pantai selatan juga ada banyak restoran yang bisa dikunjungi dengan berbagai macam menu unggulannya. Di Garut, ada menu lobster unggulan namun harganya tidak terlalu mahal.

“Untuk keamanan jalurnya juga relatif aman, karena di sepanjang pantai selatan Garut ada empat kantor Polsek yang dilewati dan Koramil, termasuk tiga kantor Kecamatan. Jadi pemudik bisa menggunakan jalur pantai selatan dengan aman dan juga kondisi jalannya yang mantap,” pungkasnya. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel