MUFFEST 2021 Hadir Demi Pulihkan Industri Fashion Muslim di Tengah Pandemi

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta State of Global Islamic Economy Report 2020/2021 menunjukkan nilai belanja produk pakaian muslim turun 2,9%, menjadi $268 milyar atau senilai Rp3,9 triliun. Angka ini diprediksi akan pulih pada tahun 2021 dan terus tumbuh hingga 2024.

Sektor fashion Muslim di Tanah Air pun memengaruhi ekonomi nasional. Sebagai event dan movement fashion Muslim yang berkelanjutan, MUFFEST 2021 kembali hadir untuk memulihkan industri fashion muslim di Indonesia lewat kerja sama antara Indonesian Fashion Chamber (IFC) bersama Dyandra Promosindo selaku Professional ExhibitionOrganizer (PEO).

Mengusung tema "Recovery for Fashion Industry," MUFFEST 2021 yang diselenggarakan pada tanggal 18-28 Maret 2021 di Kota Kasablanka Jakarta ini diharapkan dapat menciptakan satu gerakan yang kuat untuk bangkit dan menciptakan semangat positif dn optimisme bagi seluruh ekosistem industri fashion muslim.

“Pandemi global menuntut para pelaku usaha fashion Muslim untuk dinamis beradaptasi dengan perubahan untuk tetap bertahan di masa krisis. MUFFEST 2021 hadir sebagai platform yang dapat membantu pelaku industri fashion Muslim untuk mulai memulihkan bisnis secara estafet. Kami mengupayakan MUFFEST tetap terselenggara untuk membantu pelaku Fashion Muslim. Bukan berarti mengabaikan pandemi yang belum berakhir, dan kita respect terhadap peraturan Pemerintah, namun kita harus bisa survive, berusaha, bergerak, untuk menjalankan roda ekosistem fashion nasional,” ungkap Ali Charisma selaku National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC).

Hadir secara Hybrid

Penampilan BBPLK Semarang x Putri Intan di hari pertama MUFFEST 2021.
Penampilan BBPLK Semarang x Putri Intan di hari pertama MUFFEST 2021.

MUFFEST 2021 untuk pertama kalinya diselenggarakan secara hybrid di lima kota besar, yaitu Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Bekasi, dan Bandung sebagai solusi di tengah pandemi dengan turut membantu keberlangsungan pelaku bisnis fashion di Indonesia, mulai dari desainer hingga UMKM.

”Untuk pertama kalinya, MUFFEST akan menyuguhkan konsep pameran hybrid yang berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya. Inovasi ini sangat mengedepankan teknologi digital serta dapat memudahkan proses bisnis saat ini. Kami berupaya untuk mendukung pelaku usaha lokal dan desainer dalam negeri dalam mempromosikan produknya secara nasional, melalui penyelenggaraan MUFFEST yang hadir di berbagai kota besar,” tutur Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur Dyandra Promosindo.

Dengan konsep hybrid, kegiatan MUFFEST 2021 dilakukan secara offline dengan memperhatikan protokol kesehatan sesuai peraturan Pemerintah, dan secara virtual agar dapat dijangkau masyarakat lebih luas, khususnya dari luar daerah yang tidak bisa hadir secara langsung di MUFFEST akibat pembatasan sosial selama pandemi. Secara virtual, MUFFEST 2021 dapat diakses streaming melalui www.muslimfashionfestival.com, YouTube Channel: Muslim Fashion Festival dan Instagram Live di @muslimfashionfestival.

MUFFEST 2021 secara resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo yang diwakilkan olehMenteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Teten Masduki. Dalam sambutannya, Teten mengatakan konsep MUFFEST 2021 ini harud didukung melalui sinergi dan kolaborasiberbagai pihak.

“Indonesia telah dicanangkan menjadi produsen produk halal terbesar dunia pada tahun 2024, dan dimulai dengan fashion muslim. Konsep yang harus kita dukung bersama melalui sinergi dan kolaborasi berbagai pihak. Untuk menjadi pusat mode muslim dunia kita perlu melakukan promosi terpadu seperti yang dilakukan MUFFEST secara konsisten, bukan hanya di dalam negeri, namun juga secara gobal, sehingga positioning Indonesia sebagai pusat mode muslim dunia dapat diakui. Dengan terselenggaranya MUFFEST 2021, semoga akan banyak menghasilkan transaksi perdagangan dan kerjasama secara berkelanjutan. Mari kita tingkatkan belanja produk lokal, UMKM, dan bertumbuh mendukung perbaikan perekonomian nasional,” sambutnya.

Dalam acara Opening Ceremony MUFFEST 2021 digelar fashion show karya desainer dan jenama fashion muslim dan modest Indonesia, yaitu Hannie Hananto, Monika Jufry, Deden Siswanto, Ivan Gunawan Privilege Modest, PRIYA by Dana Duriyatna, BBPLK Semarang x Putri Intan, Ria Miranda, Ichwan Thoha, Itang Yunasz, Lisa Fitria, AM by Anggiasari, Irmasari Joedawinata, ABEE, Sofie, dan Irna LaPerle.

Sementara, rangkaian fashion show MUFFEST 2021 akan menampilkan pula parade karya dari Nina Nugroho, Tepa Selira, dan Asia Pacific Rayon (APR) yang mempersembahkan koleksi Geulis, Hurremby Fia, dan Salt N Pepper. Keseluruhan koleksi yang ditampilkan meliputi ragam gaya busana muslim mulai dari konvensional, kontemporer, hingga syar’i.

#elevate women