Muhadjir Sebut Demam Citayam Fashion Week Musiman: Anak Muda Ada Bosannya

Merdeka.com - Merdeka.com - Demam Citayam Fashion Week merambah sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Makassar. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendi pun merespon positif kegiatan tersebut.

Dia menyebut Citayam Fashion Week sebagai bagian kreativitas remaja. Untuk itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu meminta daerah untuk mendukung kegiatan tersebut.

"Bagus, itu kan anak muda. Jangan dibatasi, jangan dilarang. Itu kesempatan untuk berekspresi kan," katanya saat meninjau budidaya Magot di Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya Makassar, Selasa (26/7).

Muhadjir mengaku sebenarnya Citayam Fashion Week tidak perlu sampai dibubarkan. Alasannya, kegiatan tersebut tidak akan bertahan lama, karena remaja hanya mencari jati diri.

"Yang begitukan musiman. Anak muda itu ada bosannya kok nanti dan pasti akan cari ide baru," ujarnya.

Meski demikian, dia meminta remaja yang membuat kegiatan untuk memperhatikan ketertiban dan kebersihan. Ia mengingatkan agar kegiatan seperti itu tidak memunculkan kerawanan sosial.

Seperti diketahui, demam Citayam Fashion Week menular di sejumlah daerah termasuk Makassar. Puluhan remaja di Kota Makassar melenggok di zebra cross yang ada di center poin of Indonesia (CPI). [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel