Muhadjir Sebut Ki Seno Nugroho Tak Kalah Hebat dengan Ki Manteb

Agus Rahmat, Reza Fajri
·Bacaan 1 menit

VIVADalang wayang kondang asal Yogyakarta Ki Seno Nugroho meninggal dunia pada Selasa malam, 3 November 2020 di RS PKU Muhammadiyah, Kabupaten Sleman.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, yang sempat menikmati aksi almarhum saat mendalang, turut menyampaikan duka cita.

"Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji'un. Saya mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya dalang muda asal Yogyakarta, Ki Seno Nugroho," kata Muhadjir, Rabu 4 November 2020.

Baca juga: Wasiat Ki Seno Nugroho Ingin Dimakamkan Diiringi Gending Jawa

Muhadjir mengaku telah beberapa kali menyaksikan pertunjukan yang digelar Ki Seno Nugroho. Dia mengenang almarhum Ki Seno sebagai dalang yang hebat dan tak kalah hebatnya dengan tokoh pewayangan Indonesia, Ki Manteb Sudharsono.

"Saya beberapa kali telah menonton pertunjukan yang digelarnya. Almarhum adalah dalang wayang kulit yang tak kalah hebatnya dengan Ki Manteb Sudharsono," ujar mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu.

Almarhum Ki Seno Nugroho telah menekuni dunia pedalangan sejak usia 10 tahun. Ki Seno juga belakangan aktif menayangkan pentas wayang via live streaming YouTube dan menggaet para penggemar wayang di kalangan anak-anak muda. Dengan memakai media sosial, kini semua orang di mana pun bisa menyaksikan pertunjukan Ki Seno.

"Seluruh pertunjukan yang telah digelar almarhum dan ilmu yang yang telah diajarkan pada anak didik akan menjadi amalan baik. Semoga almarhum ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa," kata Menko Muhadjir.

Ki Seno Nugroho lahir di Yogyakarta pada 23 Agustus 1972. Ia mulai menggeluti dunia pedalangan saat berusia 10 tahun. Kemudian, saat berusia 15 tahun, Ki Seno Nugroho mengawali kariernya sebagai seorang dalang. (art)