Muhaimin Iskandar: Pemilu 2024 Minimal PKB Juara Dua

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus melakukan konsolidasi dan penguatan organisasi dalam rangka menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) menyatakan tekadnya agar PKB bisa memenangkan Pemilu 2024 atau minimal bisa meraih posisi dua besar.

"Kita bersyukur berbagai hasil survei posisi PKB cukup bagus, ada di tiga besar bahkan ada yang menyebutkan dua besar. Sampai pemilu nanti, kita harus memenangkan pemilu, minimal bisa rebut juara dua pada Pemilu 2024," ujar Gus Muhaimin saat memberikan arahan secara virtual pada Pengukuhan dan Penandatanganan Pakta Integritas DPC PKB se-Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (28/8/2021)

Dia menjelaskan, PKB harus bisa menjadi kekuatan pembaharu dan pembeda serta menjadi jalan keluar. Serta menjadi harapan baru di tengah kondisi stagnasi politik, ekonomi, dan berbagai ancaman akibat pandemi Covid-19 saat ini.

Gus Muhaimin mengajak seluruh kader, pengurus dan simpatisan PKB untuk terus bersama-sama membangun komitmen dalam rangka memenangkan PKB.

"Kalau di Sultra, kita harus bangun komitmen memenangkan PKB. Tahun 2024 kita harus ada anggota DPR RI dari Sultra," tuturnya.

Untuk mencapai berbagai target yang ditetapkan, kata Gus Muhaimin, seluruh anggota DPR RI, DPRD I, dan DPRD II dari PKB diminta terus bekerja sesuai fungsi dan tanggungjawabnya. Dia juga meminta seluruh DPC dan DPW PKB untuk terus berinovasi untuk mencari cara-cara yang kreatif dan terjebak formalitas atau ritual.

"Hadirkan PKB secara inklusif, cair, nyambung dengan apa yang terjadi di masyarakat. Kalau bikin acara, harus betul-betul yang bisa menjadikan PKB mudah diakses, mudah ditempuh untuk berkomunikasi. Kalau memungkinkan bisa membantu apa yang dibutuhkan masyarakat," katanya.

Penyalur Aspirasi Masyarakat

Dia menjelaskan, komunikasi yang tepat akan memiliki dampak yang sangat luas. Komunikasi dan kehadiran PKB harus bisa menjadi jembatan masyarakat. Selain komunikasi yang efektif, kata Gus Muhaimin, PKB harus mampu menjadi jembatan dan sarana untuk menindaklanjuti harapan dan aspirasi masyarakat kepada lembaga-lembaga terkait.

"Komunikasi ini menjadi penting untuk menyerap dan menyampaikan ke pihak-pihak terkait. Misalnya aspirasi tentang penderitaan seorang petani yang tanahnya digusur, tersalurkan melalui parpol dengan tepat. Jangan didiamkan. PKB harus hadir dan membawa dan menyuarakan masalah itu. Bagaimana PKB bisa menjadi penyalur aspirasi masyarakat," pungkasnya.

Reporter: Intan Umbari Prihatin/Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel