Muhtadi, Penemu Sumber Minyak dari Boyolali

Liputan6.com, Boyolali: Muhtadi, warga Desa Repaking, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, Jawa Tengah, sudah tiga tahun ini menemukan sumber minyak di sungai tak jauh dari rumahnya. Setiap hari Muhtadi yang kesehariannya tukang kayu ini menyeberangi sungai untuk mengambil air bercampur minyak dari sebuah tong kecil yang sudah ditanam di dasar sungai.

Cairan itu kemudian ia masukan ke ember yang dasarnya telah dilubangi. Air akan mengalir turun, sementara bagian atas yang mengandung minyak akan disisihkan dan dimasukkan ke dalam jeriken. Di musim kemarau, Muhtadi bisa memperoleh delapan hingga 11 liter minyak setiap harinya. Akan tetapi, di musim penghujan paling hanya dua setengah liter.

Bila sudah terkumpul ia menyuling sendiri dengan cara manual, dipanasi dalam drum hingga menguap. Hasil sulingan itu bisa berupa bensin, solar, dan minyak tanah. Namun, yang paling banyak adalah minyak tanah dan solar. Hasil olahan Muhtadi sudah dijual ke masyarakat dengan harga Rp 7.000 untuk minyak tanah dan solar, sementara bensin Rp 4.000 per liternya.

Minyak yang ditemukan Muhtadi di pinggir Sungai Repaking itu baunya memang khas minyak tanah. Bisa langsung terbakar bila berdekatan dengan api. Hingga saat ini pemerintah belum mengambil kebijakan apa pun dengan adanya penemuan itu.(ADO)