MUI Babel: Persiapan Kongres Halal Internasional sudah 80 persen

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan persiapan penyelenggaraan Kongres Halal Internasional (KHI) yang digelar pada 14 hingga 18 Juni 2022 sudah mencapai 80 persen.

"Persiapan hingga saat ini sudah 80 persen rampung, tinggal nanti memfinalisasi apa yang dikerjakan provinsi atau panitia lokal saja," kata Ketua MUI Provinsi Kepulauan Babel Zayadi di Pangkalpinang, Minggu.

Ia mengatakan kegiatan Kongres Halal Internasional yang dipusatkan di Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka akan dihadiri 30 delegasi dari 30 negara seperti Amerika, Eropa, Timur Tengah dan sejumlah negara tetangga dengan jumlah peserta 450 orang.

"Kami memohon bantuan kontribusi sepenuhnya dari pemprov, terkhusus persoalan transportasi karena melibatkan 450 peserta baik dari dalam dan luar negeri," ujarnya.

Baca juga: MUI Babel siap jadi tuan rumah Kongres Halal Internasional 2022
Baca juga: Kongres Halal Internasional momentum promosikan produk daerah

Sementara Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin mengatakan pihaknya siap membantu menyukseskan penyelenggaraan Kongres Halal Internasional.

"Ini pekerjaan sangat besar, kita semua perlu kerja keras. Mari kita sungguh-sungguh mempersiapkan ini biar menjadi berkesan bagi para peserta yang hadir," katanya.

Ia mengajak panitia yang sudah terbentuk dan jajaran perangkat daerah pemprov yang terlibat dalam penyelenggaraan ini dapat sungguh-sungguh mempersiapkan segala hal menyangkut penyelenggaraan ajang berkelas internasional ini.

"Mohon panitia menentukan utusan atau peserta yang kita beri penanganan khusus. Mari kita jaga betul aspek keselamatan dan keamanan ini," katanya.

Baca juga: LPPOM MUI: Babel tuan rumah Kongres Halal Internasional 2022
Baca juga: Babel bisa jadi Babilonia dunia, MUI dorong kembangkan wisata halal

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel