Mulai 1 Agustus 2013 Nanan Sukarna Bukan Polisi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakapolri Komjen Nanan Sukarna akan memasuki masa pensiun sebagai anggota kepolisian, pada akhir Juli 2013.

“Yang jelas, pada 1 Agustus 2013, saya sudah tidak punya hak dan kewenangan sebagai anggota Polri, karena sudah pensiun,” kata Nanan saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/7/2013).

Nanan pun sudah siap melepaskan pangkat dan jabatannya di kepolisian. Meski nanti ia sudah berada di luar kepolisian, ikatan batin dengan Polri tetap ada.

“Walau saya sudah berada di luar Polri, tapi masih memiliki ikatan batin dengan Polri yang menginginkan agar institusi ini tetap bagus, baik, dan sesuai harapan,” tuturnya.

Mengenai siapa penggantinya, Nanan belum mau mengungkapkannya. Menurut pria asal Purwakarta, Jawa Barat, itu menjadi kebijakan pimpinan Polri.
“Pastinya, Kapolri yang akan menentukan di antara yang terbaik, apakah bintang tiga atau bintang dua, nanti pimpinan Polri yang menentukan,” paparnya.

Biasanya, posisi Wakapolri akan diisi jenderal bintang tiga senior, yang memiliki masa tugas di kepolisian cukup lama.

Melihat dari kebiasaan tersebut, nama Komjen Oegroseno masih memiliki peluang mengisi posisi tersebut. Karena, di antara bintang tiga, Oegroseno paling senior.

Oegroseno merupakan jebolan Akpol 1978, dan akan memasuki pensiun pada pertengahan 2014. Nominator lainnya adalah Komjen Suparni Parto, yang kini menjabat Kabaintelkam Polri yang masih setahun lagi berdinas di kepolisian.

Komjen Sutaman yang kini menjabat sebagai Kabareskrim Polri, pun masuk dalam nominasi. Karena, dari sisi usia, mantan Kapolda Metro Jaya masih cukup panjang berdinas di kepolisian.

Sementara, Komjen Imam Sudjarwo, meskipun memiliki peluang, tapi dilihat dari sisa masa tugasnya yang hanya tinggal tersisa beberapa bulan lagi, karena akan memasuki masa pensiun pada akhir 2013, sulit menjadi Kapolri. (*)

Baca Juga:

Wakapolri Berharap Pencuri Mengira Dinamit Sebagai Dodol Garut

Wakapolri: Sulit Ubah Karakter Seseorang dalam Tujuh Bulan

Anak Ajudan Wakapolri dan Anak Wagub Akpol Gagal Lolos Masuk Akpol

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.