Mulai 1 November 2021, Korea Selatan Hidup Normal dengan COVID-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Seoul - Korea Selatan (Korsel) berhasil meraih tingkat vaksinasi 70 persen. Presiden Moon Jae-in lantas ingin Korsel mulai kembali ke kehidupan normal mulai 1 November 2021.

Pemakaian masker akan tetap wajib untuk mengurangi penyebaran virus corona, tetapi operasional bisnis akan lebih bebas. Secara bertahap, konser juga dibolehkan.

Berdasarkan laporan Yonhap, Selasa (26/10/2021), jam operasional seperti kafe dan restoran akan mulai bebas pada 1 November 2021. Saat ini, kafe dan restoran di Seoul harus tutup jam 10, sementara di daerah lain sampai tengah malam saja.

Skema ini disebut "hidup dengan COVID-19" dan memiliki tiga tahap.

Pada tahap awal ini, klub malam juga boleh bukan hingga tengah malam. Sebelumnya, klub di area Seoul hanya boleh buka sampa 22.00.

Pihak berwenang juga akan menerapkan sistem vaksin jika masyarakat ingin masuk fasilitas hiburan dan gym dalam ruangan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tahap Berikutnya

Penari tampil selama Festival Budaya Kerajaan di Istana Gyeongbok, Seoul, Korea Selatan, Rabu (14/10/2020). Festival warisan budaya selama sebulan yang mengeksplorasi istana dan budaya kerajaan Korea Selatan dimulai pada 10 Oktober 2020. (AP Photo/Ahn Young-joon)
Penari tampil selama Festival Budaya Kerajaan di Istana Gyeongbok, Seoul, Korea Selatan, Rabu (14/10/2020). Festival warisan budaya selama sebulan yang mengeksplorasi istana dan budaya kerajaan Korea Selatan dimulai pada 10 Oktober 2020. (AP Photo/Ahn Young-joon)

Pada tahap kedua skema "hidup dengan COVID-19", pemerintah akan mulai mengizinkan acara skala besar, seperti konser.

Izin tersebut diperkirakan terbit pada pertengahan Desember 2021.

Konser-konser K-Pop itu juga akan menerapkan izin vaksin. Hal serupa berlaku bagi unjuk rasa.

Jam malam bagi fasilitas hiburan malam akan dicabut di tahap dua ini.

Tahap Ketiga

Sepasang kekasih mengenakan masker saat bersepeda  di sebuah taman di Seoul, Korea Selatan, 7 Maret 2020. Hingga Kamis (12/3/2020) pagi, jumlah kasus virus corona COVID-19 di Korea Selatan sebanyak 7.755 orang terinfeksi, 60 meninggal, dan 288 sembuh. (AP Photo/Ahn Young-joon)
Sepasang kekasih mengenakan masker saat bersepeda di sebuah taman di Seoul, Korea Selatan, 7 Maret 2020. Hingga Kamis (12/3/2020) pagi, jumlah kasus virus corona COVID-19 di Korea Selatan sebanyak 7.755 orang terinfeksi, 60 meninggal, dan 288 sembuh. (AP Photo/Ahn Young-joon)

Pada tahap ketiga adalah pencabutan pembatasan untuk acara pribadi. Saat ini, acara pribadi hanya dibatasi menjadi delapan orang di area Seoul, dan 10 orang di daerah-daerah lain.

Diperkirakan tahap ketiga skema ini akan terjadi pada Januari 2022.

Kasus COVID-19 harian di Korsel sedang menurun. Menurut laporan KDCCA, ada 1.266 kasus baru virus corona di Korsel pada 26 Oktober 2021.

Kasus baru tertinggi terjadi di kalangan 20-29 tahun dengan total 992 kasus, kemudian diikuti oleh kategori usia 30-39 tahun dengan 825 kasus.

Infografis COVID-19:

Dampak Revenge Travel, Kasus Positif Covid-19 Kembali Melonjak
Dampak Revenge Travel, Kasus Positif Covid-19 Kembali Melonjak
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel