Mulai 2021, F1 Bakal Majukan Waktu Start Balapan

Jonathan Noble
·Bacaan 1 menit

Sejak 2018, start balapan F1 dimulai pukul 15:10 sore berdasarkan zona waktu Eropa. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya Liberty Media yang ingin meningkatkan jumlah penonton televisi.

Waktu start balapan tersebut juga dinilai baik bagi para stasiun televisi yang memegang hak siar Formula 1, karena mereka dapat menjadwalkan program prabalapan, satu jam sebelum aksi dimulai.

Kemudian pergeseran dari pukul 14:00 siang menjadi 15:00 sore juga diyakini dapat menambah jumlah pemirsa televisi di Amerika Serikat (AS).

“Beberapa stasiun televisi biasanya mengudara tepat pada jamnya, sehingga kehilangan ketegangan dan emosi yang menjadi ciri menit-menit sebelum dimulainya setiap Grand Prix,” bunyi pernyataan F1.

“Berkat perubahan ini, penonton televisi akan lebih dekat dengan tim dan pembalap, serta menikmati tontonan yang ditawarkan sebelum lampu start padam.”

Baca Juga:

Pemerintah Victoria Belum Putuskan Tanggal GP Australia Formula 1 Akan Pindahkan Lokasi Tes Pramusim 2021 Positif Covid-19, Norris Jalani Isolasi di Dubai

Walau perubahan waktu start balapan dianggap membawa sejumlah manfaat, tetapi rupanya tidak terlalu populer di lingkungan F1.

Memundurkan ke pukul 15:00 sore berarti waktu ekstra yang dimiliki personel tim jelang dimulainya Grand Prix jadi terbuang sia-sia.

Selain itu, dengan waktu start dimulai pukul 15:10 sore, juga mempersulit ketika pintu pit lane dibuka dan adanya event prabalapan.

Belum lagi stasiun televisi harus mencari konten tambahan 10 menit karena penundaan start F1 Grand Prix.

Motorsport.com memahami, bahwa Formula 1 telah mengusulkan waktu start balapan dimajukan ke jam sebelumnya, yakni pukul 14:00 siang untuk event di Eropa.

Indikasi awal menunjukkan semua tim mendukung perubahan jadwal, yang mana hal itu harus segera diratifikasi secara resmi.

Sementara waktu start balapan yang tidak berlangsung di zona waktu Eropa akan dipindahkan agar paling sesuai dengan jam tayang utama.