Mulai 2021, Maskapai Etihad Buka Penerbangan ke Israel

Aries Setiawan
·Bacaan 1 menit

REPUBLIKA.CO.ID, ABUDHABI--Maskapai Uni Emirat Arab (UEA), Etihad Airways akan memulai penerbangan harian ke Tel Aviv, Israel. Rute ini dibuka setelah Uni Emirat Arab dan Israel menjalin hubungan secara resmi tahun ini.

Penerbangan akan dimulai pada 28 Maret dan akan dijadwalkan untuk terhubung dengan layanan Etihad ke dan dari China, Thailand, India dan Australia. Pengumuman itu muncul ketika industri penerbangan menghadapi krisis terburuk yang pernah terjadi karena pandemi virus corona, yang telah menghancurkan permintaan perjalanan udara.

Dilansir dari Alaribya English, Senin (16/11) otoritas jasa penerbangan mengatakan maskapai Etihad telah memangkas pekerjaan dan mendorong rencana untuk menyusut menjadi maskapai kalangan menengah. Perusahaan saat ini akan berfokus pada membawa penumpang ke dan dari Abu Dhabi, ibu kota UEA.

Abu Dhabi tidak mengizinkan non-penduduk untuk memasuki emirat di bandaranya dan belum mengatakan kapan pembatasan terkait virus corona akan dicabut.

Sementara itu, FlyDubai milik negara akan meluncurkan penerbangan langsung ke Tel Aviv bulan ini, sementara operator bandara Dubai mengatakan El Al, Israir, Arkia akan memulai layanan Tel Aviv-Dubai pada bulan Desember.

Etihad, FlyDubai dan Israel "El Al telah mengoperasikan layanan charter antara UEA dan Israel dalam beberapa bulan terakhir.