Mulai Ada Kerumunan Belanja, Ganjar Perkuat Penjagaan Pasar dan Mal

Lis Yuliawati, antv/tvOne
·Bacaan 1 menit

VIVA – Menjelang lebaran, kerumunan warga mulai terpantau di pasar dan pusat perbelanjaan. Kerumunan tersebut dikhawatirkan berpotensi penyebaran COVID-19.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta para bupati dan wali kota di wilayahnya untuk meningkatkan kewaspadaan dan penjagaan di pasar dan mal.

"Mengantisipasi kerumunan di pasar dan mal menjelang lebaran saat ini akan dilakukan pengetatan di sejumlah lokasi tersebut," kata Ganjar Pranowo saat Rakor Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan COVID-19 di Daerah, secara daring dipimpin oleh Mendagri, Senin, 3 Mei 2021.

Nantinya, lanjut Ganjar, Satpol PP bekerja sama dengan kepolisian dan TNI melakukan operasi yustisi di lokasi-lokasi yang rawan terjadi kerumunan.

“Tadi sudah saya sampaikan pada kawan-kawan bupati, wali Kota, melalui grup kita. Satu, pasar kaget, karena ini lagi prepegan ya, pasar kaget, pasar tradisional, mal, kita minta untuk dilakukan penjagaan,” ujar Ganjar.

Ia menambahkan, dalam rapat terdapat arahan soal pengaktifan kembali tempat isolasi sebagai antisipasi lonjakan kasus, termasuk mewajibkan tes antigen kepada setiap orang yang masuk ke Jateng.

“Kita semuanya selalu waspada, dan saya minta seluruh yang masuk ke Jateng wajib dites antigen, wajib. Maka tempat isolasi kita on-kan semuanya termasuk yang ada di rumah sakit, semuanya kita minta di on-kan,” tuturnya.

Ganjar menegaskan, imbauannya ini perlu dukungan dari masyarakat. Ganjar berharap masyarakat menyadari dan mau bersama-sama menjaga tren kasus yang mulai menunjukkan kabar baik.

“Ini serius buat kita agar kita nanti bisa menjaga semuanya, dan kita minta dukungan nanti dari seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Laporan Teguh Joko Sutrisno (tvOne/ Semarang, Jateng)