Mulai Mempelajari Kultur Sepak Bola Indonesia, Kai Boham Tertarik Main di BRI Liga 1?

Bola.com, Jakarta - Kai Boham mengaku mulai mempelajari kultur sepak bola kompetisi lokal Indonesia. Kai Boham bahkan, tak menutup peluang untuk bermain di BRI Liga 1 pada masa depan.

Kai Boham merupakan satu dari tiga pemain blasteran yang dipanggil pelatih Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19. Kai Boham ternyata sudah mengumpulkan berbagai informasi mengenai sepak bola nasional.

Kai Boham sudah mengetahui beberapa klub di Indonesia semisal Bali United. Menurut Kai Boham, BRI Liga 1 merupakan kompetisi sepak bola yang menarik.

"Saya mengetahui beberapa klub di Indonesia, ada Bali United. Saya juga sudah berbicara dengan Ronaldo Kwateh mengenai klub sepak bola Indonesia yang bermain di liga dan Liga 1 itu sangat menarik," kata Kai Boham.

Buka Peluang

Tiga pemain keturunan dari Belanda mengikuti pemusatan latihan Timnas U-19 Indonesia. Mereka adalah Jim Croque, Max Christoffel, dan Kai Boham. Berikut potret tiga pemain tersebut saat ikut berlatih di Stadion Madya, Jakarta.
Tiga pemain keturunan dari Belanda mengikuti pemusatan latihan Timnas U-19 Indonesia. Mereka adalah Jim Croque, Max Christoffel, dan Kai Boham. Berikut potret tiga pemain tersebut saat ikut berlatih di Stadion Madya, Jakarta.

Kai Boham berharap, keikutsertaannya di pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-19 bisa menambah pengetahuan dan pengalamannya akan gaya bermain di Tanah Air. Kai Boham juga berencana bermain di Indonesia pada masa depan.

"Saya berharap bisa belajar cara bermain sepak bola Indonesia. Semoga saja bisa bermain di Indonesia. Mari kita tunggu beberapa tahun lagi," tegas pemain Almera City FC U-21 tersebut.

Kai Boham memiliki darah Indonesia dari sang kakek dan neneknya. Kakeknya berasal dari Surabaya, sedangkan neneknya berasal dari Bali.

 

Tonton Timnas Indonesia

<p>Rachmat Irianto (nomor 13) berhasil mencetak gol kedua Timnas Indonesia ke gawang Kuwait pada laga pertama Grup A kualifikasi Piala Asia 2023 di&nbsp;Jaber Al-Ahmad International Stadium, Kuwait City, Rabu (8/6/2022) malam WIB. Berkat gol Irianto, Indonesia menang 2-1. (dok. PSSI)</p>

Rachmat Irianto (nomor 13) berhasil mencetak gol kedua Timnas Indonesia ke gawang Kuwait pada laga pertama Grup A kualifikasi Piala Asia 2023 di Jaber Al-Ahmad International Stadium, Kuwait City, Rabu (8/6/2022) malam WIB. Berkat gol Irianto, Indonesia menang 2-1. (dok. PSSI)

Kai Boham juga mengaku mengikuti perkembangan Timnas Indonesia senior. Kai Boham rutin menonton pertandingan yang melibatkan skuad Merah Putih.

"Saya menonton pertandingan Timnas Indonesia. Menurut saya, timnya sangat bagus karena ada Marc Klok yang berasal dari Belanda," ujar Kai Boham.

"Saya berharap suatu saat nanti setelah menonton mereka, saya bisa bermain untuk Timnas Indonesia nanti," tegas Kai Boham.

Kebanggaan Keluarga

Pemain Timnas Indonesia U-19 melakukan latihan jelang Piala AFF U-19 2022 di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (21/6/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pemain Timnas Indonesia U-19 melakukan latihan jelang Piala AFF U-19 2022 di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (21/6/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Kai Boham juga bangga mendapatkan kesempatan trial bersama Timnas Indonesia U-19. Menurut Kai Boham, pemanggilan ini membuat keluarganya bahagia.

"Indonesia adalah negara asal ayah saya. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga kami ketika saya bermain untuk Timnas Indonesia," kata Kai Boham.

"Saya merasa bangga bisa bermain untuk Indonesia. Sebuah pengalaman yang bagus buat saya dan berharap bisa membawa gaya main Eropa di Indonesia. Saya juga ingin mempelajari gaya bermain Timnas Indonesia," ujar Kai Boham.

Proses Adaptasi

Pemain keturunan Max Christoffel mengikuti sesi latihan Timnas Indonesia U-19 jelang Piala AFF U-19 2022 di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (21/6/2022). Max adalah bek sayap kiri yang bermain di Willem II U-18. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pemain keturunan Max Christoffel mengikuti sesi latihan Timnas Indonesia U-19 jelang Piala AFF U-19 2022 di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (21/6/2022). Max adalah bek sayap kiri yang bermain di Willem II U-18. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Kai Boham mengaku masih perlu beradaptasi dengan situasi di Indonesia dan gaya bermain. Menurutnya, kondisi cuaca di Indonesia sangat panas dan gaya bermainnya berbeda dengan di Belanda.

"Harus diakui cuaca di sini berbeda dengan di Belanda. Di sana lebih sejuk dibandingkan di sini," ujar Kai Boham.

"Saya harus mencoba menyesuaikan gaya main dengan pemain lain di sini. Namun, sejauh ini saya bisa berlatih dengan baik di sini," tegas Kai Boham.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel