Mulusnya Jalan Timnas Inggris Melangkah ke Final EURO 2020

·Bacaan 2 menit

VIVATimnas Inggris untuk pertama kalinya semakin dekat mewujudkan asa merengkuh trofi mayor keduanya dalam sejarah. Itu setelah The Three Lions melangkah ke final Euro 2020 yang akan dilangsungkan Senin dini hari WIB, 12 Juli 2021.

Ini adalah final kedua setelah Piala Dunia 1966 di mana mereka juara saat menjadi tuan rumah. Dan pada Euro kali ini, sejarah tersebut berpotensi kembali terulang.

Pasalnya, partai puncak akan digelar di Wembley Stadium yang merupakan kandang Timnas Inggris. Faktor tersebut membuat peluang The Three Lions juara semakin besar meski lawan yang harus dihadapi tidaklah mudah, yakni Timnas Italia.

Kendati demikian, bila diperhatikan, jalan tim asuhan Gareth Southgate mencapai laga pamungkas Euro 2020 terbilang mulus. Tergabung di Grup D, mereka lolos ke babak 16 besar dengan status pemuncak grup.

Di laga perdana, Inggris mampu meredam perlawanan Kroasia. Raheem Sterling menjadi pencetak gol tunggal di laga tersebut.

The Three Lions sedikit merasakan kesulitan pada laga kedua saat melakoni "perang saudara" kontra Skotlandia. Duel berakhir imbang tanpa gol.

Inggris akhirnya memastikan diri sebagai pemuncak Grup D setelah menumbangkan Republik Ceko di partai terakhir di fase grup. Lagi-lagi, Sterling yang menciptakan gol tunggal dalam duel tersebut.

Ujian berat didapatkan Inggris pada babak 16 besar. Bagaimana tidak, mereka berhadapan dengan musuh bebuyutannya, Jerman.

Di luar dugaan, Harry Kane cs mampu menyudahi rekor negatifnya kontra Der Panzer dengan meraih kemenangan 2-0. Sterling dan Kane jadi pahlawan Inggris di laga itu.

Setelahnya, Inggris mendapat lawan yang relatif ringan di babak perempat final, yakni Ukraina. Tanpa kesulitan, The Three Lions menyudahi pertarungan dengan kemenangan 4-0.

Dan di semifinal, Inggris membekuk Denmark dengan skor tipis 2-1. Kemenangan ini dibumbui kontroversi lantaran penalti yang didapat Inggris disinyalir berkat "diving" Sterling. Pun, ketika pelanggaran terjadi, ada dua bola di dalam lapangan yang seharusnya wasit menghentikan pertandingan sejenak akibat insiden bola tersebut.

Di luar semua kontroversi yang ada, Inggris memang tampil heroik sepanjang turnamen edisi terkini berjalan. Motivasi untuk juara di "rumah" membuat Harry Maguire cs tampil ngotot sehingga bisa mencapai final dengan mulus.

Kini, mampukah Inggris menuntaskan pekerjaannya dengan menjuarai turnamen mayor kedua sepanjang sejarah? Ataukah, Italia yang akan berpesta di kandang lawan? Jawabannya akan didapat pada dini hari nanti.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel