Munas Alim Ulama dan Mukernas PKB Digelar Besok, Ini yang Disoroti

Raden Jihad Akbar, Syaefullah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas). Gelaran itu akan berlangsung di Hotel Indonesia Kempinsky Jakarta, dan secara virtual pada Kamis, 8 April 2021.

"Akan dibuka secara virtual oleh Presiden Joko Widodo. Kami dari perwakilan DPP PKB, kepanitian dan ulama akan hadir di istana negara bersama presiden," kata Ketua Panita Munas Alim Ulama dan Mukernas PKB, Faisol Riza di kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu, 7 April 2021.

Kata dia, Munas Alim Ulama rutin diselenggarakan PKB karena partai ini lahir dan besar di tangan para ulama. Sementara agenda Mukernas PKB bertujuan mengkonsolidir isu-isu strategis kepartaian, terutama menyiapkan ikhtiar PKB menghadapi pemulihan ekonomi, kesehatan, dan sosial.

Baca juga: IMF Naikan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2021 Jadi 6 Persen

"Untuk menguatkan dukungan kepemimpinan ke Presiden Jokowi, terutama menghadapi pandemi dan pemulihan ekonomi. Pemerintah mengatasi ini. Dan di lain pihak upaya perekonomian supaya tetap terjaga dengan baik," ujarnya.

Kemudian, isu lain yang dibahas yaitu implementasi UU Pesantren dan aturan-aturan turunannya. Lalu pemulihan ekonomi melalui UMKM pesantren, desain pendidikan pascapandemi, politik kesejahteraan, hingga isu-isu aktual lainnya.

Terkait UU Pesantren, PKB mengapresiasi lahirnya Peraturan Menteri Agama (PMA) No 30 tahun 2020 tentang Pendirian dan Penyelenggaraan Pesantren (diundangkan pada 3 Desember 2020), PMA No 31 tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren (diundangkan pada 30 November 2020), dan PMA No 32 tahun 2020 tentang Ma’had Aly. Aturan itu diundangkan pada 3 Desember 2020.

Namun, PKB juga terus mendorong penuh agar aturan-aturan mengenai pendanaan untuk pesantren juga diatur melalui skema yang lebih rigid. Dengan kurikulum pesantren yang diberi keleluasaan untuk dikelola secara mandiri oleh pesantren, pengakuan pendidikan pesantren, pendidikan diniyah, serta kesetaraan gelar lulusan pesantren seperti halnya sekolah umum.

"Selain itu, pemulihan ekonomi pascapandemi juga perlu melibatkan sektor UMKM berbasis pesantren. Sebab terbukti selama ini UMKM lah yang paling serius terdampak pandemi," tuturnya.

Isu lain yang tidak kalah penting dan menjadi perhatian PKB adalah peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan pendidikan karakter, memprioritaskan petani sebagai subjek utama segenap arah kebijakan di sektor pertanian.

Lebih lanjut, menurut Ketua DPP PKB, politik yang berorientasi kesejahteraan masyarakat, ketegasan dan keadilan hukum di segala bidang, hingga pemberantasan bibit terorisme hingga ke akar-akarnya.

Ia menambahkan, dalam acara itu nantinya akan dihadiri secara fisik 120 orang alim ulama dari seluruh Indonesia beberapa kiyai khos hadir. Di ikuti 1.000 kiyai seluruh Indonesia secara virtual.