Muncul Klaster Hajatan, 88 Warga Wonosobo Terpapar COVID-19

·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebanyak 88 orang warga Desa Kecis, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, terpapar COVID-19 usai menggelar hajatan beberapa waktu lalu. Saat ini, 47 di antaranya sudah negatif dan tersisa 41 orang yang menjalani isolasi mandiri.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang datang ke desa tersebut menyampaikan kepada warga untuk mematuhi protokol kesehatan yang sudah dibuat. Tidak perlu membuat kegiatan yang menimbulkan kerumunan.

"Kalau hajatan kan mesti pada nggak pakai masker to? Pakai masker? Lha nek pas makan? terus duduknya dekat-dekatan," kata Ganjar, Kamis, 8 Juli 2021.

Ganjar menambahkan, agar warga berhati-hati dalam beraktivitas di tengah pandemi. Ia mengingatkan agar kegiatan seperti hajatan dan sebagainya sebaiknya ditunda dulu.

“Segitu banyak lalu gimana ngurusnya? Jogo Tonggonya aktif? Ada yang ngontrol mereka nggak selama isoman,” tanya Ganjar.

“Ada bidan desa pak, Jogo tonggo aktif kita juga bagikan sembako. Kita masak juga untuk mereka pak,” ujar Eko, salah seorang tokoh warga.

Ganjar meminta koordinator Jogo tonggo serta bidan membuat WhatsApp Grup dengan para warga yang isoman. Grup tersebut agar memudahkan warga yang isoman untuk berkomunikasi dan menyampaikan kebutuhannya.

Laporan: Teguh Joko Sutrisno-tvOne

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel