Muncul Petisi Bubarkan BNPT dari Eks Narapidana Terorisme

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Muncul petisi bubarkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di laman change.org dengan pembuka bertuliskan 'Bubarkan BNPT karena tidak ada kinerjanya dalam menanggulangi aksi terorisme'.

Berdasarkan laman yang dibuka Liputan6.com, Selasa (14/9/2021), petisi pembubaran BNPT tersebut dibuat oleh akun Pembela NKRI. Hingga pukul 16.50 WIB, sudah ada 35 akun yang ikut menandatangani petisi tersebut.

Sejumlah komentar bernada negatif pun turut diberikan kepada BNPT oleh para pemberi petisi. Salah satunya akun Bahrain Agam yang menyebut sulitnya eks narapidana terorisme untuk dapat berkomunikasi dengan Kepala BNPT Boy Rafli Amar

Petisi tersebut juga disebarkan lewat aplikasi Whatsapp dengan mencantumkan alamat website penandatanganan.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

Narasi Petisi

Adapun narasi petisi bubarkan BNPT itu adalah sebagai berikut:

Semakin banyaknya aksi terorisme di indonesia maka semakin banyak pula penangkapan para pelaku terorisme dan akhirnya mereka berada di dalam lapas pemasyarakatan

Keberadaan mereka tidak bisa dibiarkan begitu saja dan harus dibina wawasan berbangsa dan bernegaranya serta diberikan perlakuan khusus di setiap lapas agar paham mereka tidak mempengaruhi napi-napi lainnya

Tidak hanya di situ, ketika mereka bebas dari lapas maka sudah selayaknya kebutuhan ekonomi mereka dan keluarga diperhatikan dan ditopang agar mereka tidak terjerumus lagi ke dalam kelompok radikalisme yang kuat masalah pendanaan, ada pun selama ini banyak keluhan dari napi terorisme baik yang sudah berubah dan insaf atau belum bahwa mereka tidak mendapatkan binaan sama sekali oleh BNPT selama di lapas, bahkan kedatangan BNPT tidak mempengaruhi sama sekali karena selama ini yang mereka rasakan pihak BNPT hanya menjadikan mereka sebagai objek proyek untuk kepentingan pribadi mereka sendiri.

Dari hasil survei terhadap eks napi terorisme yang sudah bebas di seluruh indonesia dan sudah insaf kembali ke pangkuan NKRI maka dapat kami simpulkan mereka semua berubah pemikirannya karena usaha dari pihak safari dakwah tim densus 88 Mabes Polri bukan BNPT, bahkan sebahagian besar napi terorisme dibantu perekonomiannya oleh pihak Polri Densus 88 bukan BNPT, padahal tugas pemberdayaan ekonomi napi terorisme itu adalah tugas mereka dan mereka BNPT memiliki anggaran besar dari negara untuk menanggulangi pelaku terorisme. Tapi fakta di lapangan, dana tersebut justru masuk ke kantong-kantong pribadi mereka dan hanya segelintir eks napi terorisme yang merasakan anggaran negara tersebut.

Oleh karena itu segenap eks napiter di seluruh Indonesia menginginkan agar pemerintah republik Indonesia membubarkan saja BNPT karena tidak efektif dalam menanggulangi aksi terorisme dan hanya menghambur-hamburkan uang negara saja.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel