Muncul Video Pria Murka, Hina Oknum TNI Penginjak Kepala Warga Papua

·Bacaan 2 menit

VIVA – Pasca insiden perlakuan tidak menyenangkan dua oknum anggota TNI Angkatan Udara di Papua, muncul video yang berisi pernyataan keras dari seorang pria. Pria yang mengaku bernama Alex Susanto berang dengan tindakan kedua oknum TNI tersebut.

Sebuah video yang beredar di sejumlah platform media sosial mendadak viral. Video viral itu berisi insiden tindakan tidak terpuji dua oknum anggota Polisi Militer TNI Angkatan Udara, yang terlihat menginjak kepala seorang warga Merakuke, Papua.

VIVA Militer dalam berita Selasa 27 Juli 2021 melaporkan, pihak TNI Angkatan Udara sudah mengetahui terjadinya insiden di Merauke. Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, juga sudah memberikan pernyataan maaf secara terbuka lewat akun Youtube resmi TNI Angkatan Udara.

KSAU juga memastikan, kedua oknum anggota TNI Angkatan Udara itu akan ditindak secara hukum militer, dan mengganti rugi kepada keluarga korban.

"Saya selaku Kepala Staf TNI AU ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesarnya kepada seluruh saudara kita di Papua khususnya warga di Merauke, dan khusus lagi kepada korban dan keluarganya," ujar KSAU.

"Proses hukum terhadap kedua pelaku akan dilakukan secara transparan dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," katanya.

Namun demikian, nasi sudah menjadi bubur. Banyak masyarakat yang terlanjur kesal melihat aksi kedua oknum prajurit TNI itu. Salah satuya Alex, yang memberikan pernyataan keras dalam video di akun Youtube dengan nama Alenggen Channel.

Alex mengatakan bahwa ia sangat prihatin dengan insiden itu. Dengan sangat emosional, Alex menyebut korban diperlakukan seperti binatang.

"Video ini saya buat dengan perasaan marah, sedih, emosi, terkait perlakuan yang terjadi hari ini kejadiannya di Merauke. Di mana kembali lagi terjadi perlakuan yang tidak etis terhadap orang asli Papua," tegas Alex.

"Yang di mana kembali mengingatkan saya persis serupa dengan kejadian di Surabaya. Di mana orang Papua diperlakukan seperti binatang dengan kepala diinjak," katanya.

Semakin lama Alex pun semakin menunjukkan kekecewaannya. Dengan nada tinggi, Alex mengingatkan bahwa TNI seharusnya melindungi masyarakat dan bukan menganiayanya.

Dengan berani, Alex pun mempersilahkan siapa pun yang tidak senang dengan pernyataannya ini untuk mencarinya.

"Hei, kalian itu aparat bukan keparat. Seragam kalian itu dibeli pakai duit masyarakat. Pantaskah diginikan orang? Buat apa kalian berseragam kalau otak tidak dipakai? Jadi aparat itu untuk melindungi masyarakat, bukan memperlakukan masyarakat seperti itu," lanjut Alex.

"Orang-orang Papua itu bukan binatang diperlakukan seperti ini. Yang harusnya dipanggil binatang itu kalian, berseragam tapi kelakuan biadab. Orang tua kalian tidak mengajarkan kah? Itu kepala bukan buat diinjak. Saya Alex Susanto, kalau tidak senang boleh cari saya," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel