Mundur dari Anggota Exco dan Ketua Asprov Kaltim, Yunus Nusi Jadi Sekjen Tetap PSSI

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, menaikkan status Yunus Nusi. Pria berusia 51 tahun itu ditetapkan sebagai Sekjen PSSI secara definitif.

Setahun belakangan, Yunus Nusi menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI sepeninggal Ratu Tisha Destria yang mundur pada April 2020.

Iriawan mengangkat Yunus Nusi sebagai sekjen tetap PSSI pada rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Selasa (25/5/2021) sore WIB.

Rapat tersebut digelar melalui konferensi video pada pukul 17.00-18.30 WIB dengan dipimpin oleh Iriawan dan diikuti oleh 13 dari 15 Exco PSSI.

"Keputusan rapat Exco menetapkan Pak Yunus Nusi sebagai Sekjen PSSI secara definitif," kata Iriawan dinukil dari laman PSSI.

Mundur

Sekjen PSSI, Yunus Nusi. (PSSI).
Sekjen PSSI, Yunus Nusi. (PSSI).

Setelah dipilih sebagai Sekjen PSSI secara definitif, Yunus Nusi melepaskan jabatannya sebagai Exco dan Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kalimantan Timur (Kaltim).

Saat masih berstatus Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi merangkap tiga jabatan sebagai anggota Exco dan Ketua Asprov Kaltim.

"Beliau juga langsung mengundurkan diri sebagai anggota Exco dan Ketua Asprov Kaltim," jelas Iriawan.

Dianggap Cocok

Anggota Exco serta Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi (kiri). (Istimewa)
Anggota Exco serta Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi (kiri). (Istimewa)

Iriawan menganggap Yunus Nusi telah cocok untuk mengemban peran sebagai Sekjen PSSI. Pria yang karib dipanggil Iwan Bule itu mengklaim semua anggota Exco dalam rapat setuju dengan keputusan ini.

"Kami melihat Pak Yunus Nusi sebagai orang yang tepat untuk menjadi Sekjen PSSI saat ini," terang Iwan Bule.

"Selama menjadi Plt Sekjen PSSI setahun belakangan ini, saya dan anggota Exco sudah melihat kinerja beliau. Seluruh anggota Exco juga setuju dengan keputusan ini," ujarnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel