Mungkinkah Kartu Prakerja Gelombang 17 Dibuka di Semester I 2021?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Program Kartu Prakerja telah membuka pendaftaran untuk gelombang 16 sejak Jumat (26/3/2021) kemarin pukul 12.00 WIB. Kuota 300 ribu peserta pun dipersiapkan untuk sesi pendaftaran kali ini.

Artinya, target kuota 2,7 juta peserta Kartu Prakerja pada semester I 2021 telah terpenuhi, sehingga proses rekrutmen akan ditutup pada gelombang 16 ini.

Namun, pihak manajemen pelaksana (PMO) masih buka kemungkinan jika pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 17 akan dibuka pada semester I 2021.

Kemungkinan ini merujuk pada potensi dicabutnya kepesertaan dari peserta Kartu Prakerja gelombang 12-16 yang tidak memanfaatkan dana insentif untuk membeli pelatihan pertama.

Mengacu pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, peserta yang dalam 30 hari sejak diumumkan sebagai peserta tidak segera membeli pelatihan pertama, maka kepesertaannya akan dicabut.

"Kami masih memantau kemajuan para penerima Kartu Prakerja dalam membeli pelatihan pertama. Menurut Permenko, mereka harus sudah membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari setelah ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja," terang Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu, dikutip Sabtu (27/3/2021).

"Bila tidak maka kepesertaannya akan dicabut. Nanti kami mungkin akan membuka gelombang tambahan untuk menampung ini," ujar Louisa.

Ingat, Pembelian Pelatihan Kartu Prakerja Gelombang 12 Ditutup 1 April 2021

Situs Kartu Prakerja.
Situs Kartu Prakerja.

Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja memberikan tenggat waktu bagi peserta gelombang 12 untuk membeli pelatihan pertama sampai 1 April 2021.

"Untuk gelombang 12 batas akhir pembelian pelatihan pertama adalah 1 April 2021 pukul 23.59 WIB," jelas Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu, dikutip Sabtu (27/3/2021).

Louisa mengingatkan, peserta Kartu Prakerja gelombang 12 yang belum membeli pelatihan tersebut nantinya akan dicabut status kepesertaannya.

"Kami masih memantau kemajuan para penerima Kartu Prakerja dalam membeli pelatihan pertama. Bila tidak maka kepesertaannya akan dicabut," tegas Louisa.

Kebijakan pencabutan status kepesertaan Kartu Prakerja ini tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020.

Di situ dituliskan, peserta yang dalam 30 hari sejak diumumkan sebagai peserta tidak segera membeli pelatihan pertama, maka kepesertaannya akan dicabut.

Hingga saat ini, program Kartu Prakerja sendiri telah membuka pendaftaran gelombang 16 sejak Jumat (26/3/2021) siang pukul 12.00 WIB, dengan jumlah kuota tersedia hanya untuk 300 ribu peserta.

"Dengan demikian genaplah target kami untuk merekrut 2,7 juta peserta Kartu Prakerja di semester I tahun 2021," tukas Louisa.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: