Murid MTsN Adukan Guru Lakukan Pelecehan Seksual

Negara (ANTARA) - Murid laki-laki Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, mengadukan guru ekstrakurikuler melakukan tindak pelecehan seksual terhadapnya kepada aparat Desa Banyubiru.

Akibat perbuatan guru ekstrakurikuler berinisial M, korban berinisial ABW yang tinggal di Desa Banyubiri mengalami trauma kejiwaan.

"Memang sekolah itu masuk wilayah Desa Kaliakah, tapi karena murid itu tinggal di desa ini, maka orang tuanya mengadu kepada kami," kata Kepala Desa Banyubiru, Masturi, Kamis.

Dari keterangan orang tua korban, pelecehan dilakukan sebanyak empat kali saat korban mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah tersebut.

Namun menurut Masturi, guru yang masih berstatus tenaga honorer tersebut tidak sampai melakukan sodomi terhadap ABW.

"Tidak sampai melakukan sodomi. Menurut keluarga korban hanya sebatas meraba-raba saja. Itu pun bukan di daerah kemaluan korban," ujarnya.

Terkait tindaklanjut kasus ini, Masturi mengatakan, keluarga pelaku minta tidak dilanjutkan secara hukum, tapi pihak keluarga korban belum memberikan keputusan.

"Keluarga korban hanya menerima maaf dari pelaku. Tapi kalau untuk diproses secara hukum, mereka belum memutuskan," katanya.

ABW adalah murid pindahan dari Jawa yang masuk ke MTsN Negara sejak akhir Oktober lalu.

"Kami di desa hanya memediasi antara korban dan pelaku. Soal keputusannya, ada pada kedua belah pihak," ujar Masturi.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.