Murray optimistis bisa kembali menang meski tersingkir di Wina Open

·Bacaan 1 menit

Andy Murray mengatakan kekalahannya di putaran kedua Wina Open hanya salah satu rintangan, dan mantan petenis nomor satu dunia itu yakin bahwa hanya soal waktu sebelum dia kembali menang di turnamen.

Murray telah mengamankan kemenangan pertamanya atas pemain 10 besar dalam 14 bulan terakhir setelah mengalahkan Hubert Hurkacz di babak pembuka, tetapi petenis berusia 34 tahun itu gagal melaju lebih jauh karena dia dikalahkan 3-6, 4-6 oleh remaja Spanyol Carlos Alcaraz.

Murray, juara Grand Slam tiga kali, yang menjalani operasi pinggul pada 2018 dan 2019 dan saat ini berada di peringkat 156, juga tersingkir di putaran kedua di Antwerp, putaran ketiga di Indian Wells dan putaran kedua di San Diego awal bulan ini.

Baca juga: Murray singkirkan Hurkacz di pertandingan pembuka Wina Open

"Saya tidak akan terus kalah di putaran kedua dan ketiga turnamen," kata Murray, dikutip dari Reuters, Kamis.

"Saya akan menjadi lebih baik dan saya akan meningkat dan saya akan menerobos dalam satu pekan, atau dua pekan, atau beberapa bulan. Itu akan terjadi. Saya jelas ingin itu terjadi lebih cepat."

"Jika saya melanjutkan di jalur itu dan membangun sedikit lebih banyak konsistensi, menjadi sedikit lebih tidak emosional dan sedikit lebih keras, saya akan mulai menang lebih banyak... tetapi itu sulit.”

Murray mencapai babak ketiga Wimbledon tahun ini dan tersingkir di babak pertama US Open. Dia belum memenangi satu gelar pun sejak kemenangannya tahun 2019 di Antwerp.

Baca juga: Murray dukung pembatasan pemain yang tidak divaksin di Australian Open
Baca juga: Kalahkan Murray, Zverev capai putaran keempat Indian Wells

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel