Museum Kereta Api Ambarawa Tutup Selama Libur Lebaran

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah Kabupaten Semarang memutuskan untuk menutup semua objek wisata selama masa libur Lebaran 2021. Itu artinya ada puluhan destinasi wisata, termasuk yang unggulan di Kabupaten Semarang tidak boleh dikunjungi selama jangka waktu tersebut.

Salah satunya adalah Indonesia Railway Museum atau Museum Kereta Api Ambarawa. Padahal museum tersebut selama ini menjadi destinasi favorit di Kabupaten Semarang. Daya tariknya selain koleksi kereta api kuno buatan tahun 1800-an, juga ada atraksi naik kereta uap menyusuri jalur rel kuno yang membelah danau serta menyusuri pegunungan.

Manajer Museum Lawang Sewu dan Indonesia Railway Museum, Trisna Cahyani mengatakan, pihaknya akan mematuhi larangan buka tersebut. Selama tutup, akan dilakukan berbagai kegiatan intern yang berkaitan dengan perawatan tempat wisata.

"Berbagai pembenahan di antaranya perbaikan, dan pembersihan area museum, sarana yang rusak, termasuk diantaranya sarana yang berkaitan dengan protokol new normal," ujar Trisna, Rabu, 12 Mei 2021.

Sementara terkait potensi pendapatan yang tidak masuk selama tutup, Trisna belum bisa mengungkapkan, mengingat kondisi saat ini masih belum menentu.

"Mengingat kondisi yang tidak menentu, manajemen belum bisa memprediksi potential lost income yang realistis dalam masa libur lebaran saat ini. Karena ini semua di luar dugaan kami," kata Trisna.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kabupaten Semarang mengeluarkan Surat Edaran terkait penutupan objek wisata yang dikelola Pemda, serta telah melakukan koordinasi dengan pengelola wisata swasta agar menghentikan operasionalnya selama musim libur Lebaran hingga tanggal 17 Mei 2021.

Ada 5 destinasi wisata yang dikelola pemda yang tutup yaitu Candi Gedong Songo, Candi Gedongsongo Bandungan, Museum Palagan Ambarawa, dan Bukit Cinta Banyubiru, Pemandian Muncul, dan Taman Air Muncul.

Sementara wisata yang dikelola swasta dan BUMN ada lebih dari 50 destinasi antara lain Museum Kereta Api Ambarawa, Dusun Semilir, Taman Saloka, Curug Lawe Benowo, dan lain-lain.

Laporan Teguh Joko Sutrisno (tvOne/ Semarang, Jateng)