Musim Baru, 6 Raksasa Eropa Menanti Racikan Pelatih Anyar

·Bacaan 2 menit

VIVA – Dua turnamen besar, Copa America 2021 dan EURO 2020 baru saja berakhir. Kini, fokus pecinta sepakbola ada pada persiapan klub-klub besar menyambut musim 2021/22.

Yang menarik, sejumlah klub besar melakukan pergantian pelatih menyambut musim baru. Berikut ulasan singkatnya.

1. Simone Inzaghi (Inter Milan)
Antonio Conte membawa Inter Milan merebut Scudetto Serie A untuk pertama kalinya dalam 11 musim terakhir. Namun, Conte memilih mundur karena tak sejalan dengan manajemen Inter.

Sebagai pengganti Conte, Inter menunjuk Simone Inzaghi. Inzaghi memiliki rekam jejak bagus saat melatih Lazio. Dia membawa Biancoceleste merebut tiga gelar, yakni satu Coppa Italia dan dua Supercoppa Italia.

2. Julian Nagelsmann (Bayern Munich)
Dari tanah Jerman, pergantian pelatih dilakukan Bayern Munich. Era Hansi Flick berakhir dan digantikan Julian Nagelsmann.

Nagelsmann mencuri perhatian saat menukangi Hoffenheim dan RB Lepzig. Pelatih 33 tahun ini membawa Leipzig menembus semifinal Liga Champions di musim 2019/20. Di musim 2020/21 lalu, Leipzig menjadi runner up Bundesliga dan DFB-Pokal.

3. Marco Rose (Borussia Dortmund)
Pesaing Bayern di Bundesliga, Borussia Dortmund juga melakukan pergantian pelatih. Edin Terzic yang sebelumnya menjabat pelatih interim tak dipertahankan, meski menyabet gelar DFB-Pokal.

Sebagai ganti Terzic, Dortmund menunjuk Marco Rose. Rose cukup sukses saat menukangi Borussia Moenchengladbach musim lalu. Dia membawa Gladbach melaju ke 16 besar Liga Champions dan membuat Inter Milan gagal lolos grup.

4. Jose Mourinho (AS Roma)
Sosok yang satu ini tak asing dengan dunia sepakbola. Tak lama usai dipecat Tottenham Hotspur, Jose Mourinho kembali ke Italia dengan menukangi AS Roma.

Sejumlah nama langsung dikaitkan dengan Roma usai Mourinho bergabung. Pemain yang resmi direkrut adalah Rui Patricio dari AS Roma.

5. Massimiliano Allegri (Juventus)
Setelah dominasi dalam sembilan musim di Serie A terhenti, Juventus melakukan pergantian pelatih. Andrea Pirlo dipecat, Massimiliano Allegri kembali didatangkan.

Ini adalah periode kedua bagi Allegri menangani Juventus. Pada periode pertamanya pada 2014-2019, eks bos AC Milan itu merupakan salah satu allenatore tersukses.

Bagaimana tidak, dia mempersembahkan lima Scudetto Serie A dan selalu membawa Si Nyonya tua meraih double winner pada empat musim pertamanya.

Dia juga sukses melangkahkan kaki Juventus ke final Liga Champions sebanyak dua kali. Sayang, misi Bianconeri merebut juara digagalkan Barcelona dan Real Madrid.

6. Carlo Ancelotti (Real Madrid)
Apa yang dilakukan Real Madrid mirip dengan Juventus. Los Blancos membawa kembali pelatih lama, Carlo Ancelotti.

Ancelotti sempat menukangi Madrid pada 2013 hingga 2015. Dia membawa Madrid merebut masing-masing satu gelar Copa del Rey, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Klub.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel