Musim Hujan Tiba, Anies Kumpulkan Camat hingga Lurah Antisipasi Banjir

Fikri Halim, Vicky Fajri
·Bacaan 1 menit

VIVA – Musim hujan tiba. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun melakukan upaya bersama menanggulangi masalah banjir yang kerap terjadi saat turun hujan. Gubernur Anies Rasyid Baswedan mengumpulkan seluruh Camat dan Lurah di wilayah kota Administrasi Jakarta Selatan terkait hal ini.

Anies Baswedan mengingatkan kepada seluruh camat dan lurah untuk mengetahui seberapa banyak volume air hujan dengan alat ukur.

“Air hujan yang bisa ditampung di drainase kita yaitu 150 mm, kalau di atas 150 mm maka banjir. Seperti gelas, gelas itu daya tampungnya 200 mm tapi kalau dituangi satu liter, itu tumpah," ujar Anies Kamis, 22 Oktober 2020.

Baca juga: Pasal 46 Omnibus Law soal Migas Dihapus, Ketua Baleg Klarifikasi

Anies menerangkan untuk alat ukur itu diharapkan dapat menjadi tolak ukur volume air hujan dengan intensitas tinggi. Kemudian, agar segera dilakukan antisipasi dengan tepat.

"Supaya tahu betul volume air hujan yang turun, sehingga bisa memprediksi," terang mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Diskusi yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Pancoran itu diikuti oleh Jajaran pejabat tingkat kota mulai dari Wakil Wali Kota, Asisten Setko, para Camat di wilayah di Jakarta Selatan dan juga 37 Lurah yang wilayahnya masih kedapatan banjir.

Anies berharap ke depan seluruh kecamatan dan kelurahan memiliki alat ukur untuk mengetahui volume air hujan yang turun.

"Kalau curah hujan di atas 150 mm sudah sangat lebat, sudah ekstrem, jadi saya ingin kita sama-sama kampanyekan tentang ambang batas ini," ujar Gubernur Anies Baswedan. (ren)