Musim Kering Diprediksikan Landa Wilayah Barat Daya AS

Musim Kering Diprediksikan Landa Wilayah Barat Daya AS

Paris (AFP/ANTARA) – Kawasan-kawasan di bagian barat daya Amerika Serikat, dilanda kekeringan terburuk dalam 50 tahun, yang air permukaannya kini kurang dari 10 persen dalam satu dekade disebabkan pemanasan global, menurut sebuah studi pada Minggu.


Sedangkan curah hujan diperkirakan akan meningkat di bagian utara California pada musim dingin dan daerah Sungai Colorado, suhu hangat akan naik dengan mempercepat penguapan, menyebabkan tanah dan sungai kekeringan, menurut penelitian tersebut.


Texas nampaknya mengalami curah hujan yang menurun dan meningkatnya penguapan, ujar penelitian tersebut berdasarkan simulasi cuaca dan diterbitkan dalam Nature Climate Change.


Secara keseluruhan untuk daerah, " limpasan tahunan di 2021-2040 diproyeksikan menjadi 10 persen lebih rendah daripada setengah tahun kedua pada abad ke-20," ujar Richard Seager dari Columbia University kepada AFP.


Ini "adalah penurunan yang sangat signifikan mengingat tekanan pada sumber daya air yang berada di Sungai Colorado" untuk penggunaan pertanian dan rumah tangga, tambahnya.


Limpasan adalah curah hujan yang tidak diserap oleh tanah, yang mengalir di darat atau sungai.


Menurut penelitian tersebut, California memperoleh sebagian besar air dari salju di pegunungan Sierra Nevada, sedangkan Sungai Colorado disuplai dari anak sungai yang dibuat oleh hujan salju yang mencair dan curah hujan musim panas.


Sungai tersebut menyediakan air untuk tujuh negara bagian AS dan Meksiko.


Texas, pada bagiannya, menggunakan air dari sungai dan air di dalam tanah dalam perbatasannya sendiri, menurut penelitian itu.


Limpasan tahunan rata-rata untuk keseluruhan daerah seharusnya turun sekitar 10 persen, dan sekitar 25 persen pada musim semi untuk daerah hulu sungai Colorado.


"Pengeringan tersebut intensif saat kemajuan abad," tambah penelitian itu.


"Perkiraan ini menurunkan ketersediaan air di permukaan untuk dua dekade mendatang, yang mungkin ketercukupan amplitudo untuk menempatkan tekanan tambahan pada sumber daya air regional."(dh/ml)