Musim Pancaroba, Ketahui 8 Tips Menjaga Kesehatan Mata selama Ramadan

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Datangnya Bulan Ramadan dibarengi dengan musim pancaroba, yaitu perpindahan dari musim panas ke hujan, yang rentan menimbulkan berbagai penyakit, seperti flu, batuk, hingga gangguan pada mata.

Mata merupakan bagian panca indera yang penting bagi manusia. Musim pancaroba seperti saat ini, harus lebih berhati-hati pada kesehatan mata. Pasalnya, angin yang berhembus kencang bisa menyebabkan debu dan kotoran yang ada di udara masuk ke mata.

Menjaga kesehatan mata sangat penting untuk dilakukan, sebagai benteng perlindungan dari penyebaran penyakit. Ada beberapa kiat untuk menjaga kesehatan mata selama puasa, di antaranya memakai pelindung mata, istirahat cukup, konsumsi vitamin, dan masih banyak yang lainnya.

Untuk lebih detail mengenai tips menjaga kesehatan mata selama Ramadan pada musim pancaroba, berikut ini telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (20/4/2021).

Tips Menjaga Kesehatan Mata selama Ramadan

credit via Shutterstock
credit via Shutterstock

1. Lindungi Mata Saat Berada di Luar Ruangan

Salah satu tanda datangnya musim pancaroba adalah hembusan angin yang kencang. Hati-hati, tidak hanya menerbangkan debu dan kotoran, tapi juga virus dan bakteri penyebab penyakit. Lindungi mata dengan menggunakan kacamata, terutama saat berada di luar ruangan.

Jika terlanjur mengalami mata merah karena kemasukan debu, segera berikan obat tetes mata yang efektif mengatasi iritasi mata ringan akibat angin, debu, dan kotoran.

2. Mengonsumsi Vitamin

Mengonsumsi vitamin sebagai benteng perlindungan dari penyebaran penyakit, cukupi kebutuhan vitamin setiap hari, seperti vitamin C yang memperkuat daya tahan tubuh saat cuaca tidak menentu. Selain itu, jangan lupa konsumsi vitamin A untuk menjaga kesehatan mata, agar tetap sehat dan cerah.

Biasakan memakan berbagai sayur dan buah-buahan sebagai sumber alami vitamin pada saat sahur dan berbuka puasa. Jika perlu konsumsi multivitamin untuk menjaga asupan vitamin dalam tubuh.

Saat jam buka dan buka puasa, cobalah untuk menyeimbangkan pola makan dan konsumsi multivitamin secara teratur untuk membantu menjaga kesehatan mata.

Jangan lupa juga untuk mengonsumsi makanan sehat seperti bayam, kangkung dan sawi, salmon, tuna, dan ikan berminyak lainnya, telur, kacang-kacangan dan sumber protein non-daging lainnya.

3. Tidur Cukup

Kurang istirahat apalagi saat sedang berpuasa, dapat membuat daya tahan mudah menurun terutama saat memasuki musim pancaroba. Tidak hanya tubuh yang mengalami dampaknya, mata pun rentan mengalami gangguan kesehatan, saat terkena radikal bebas yang beterbangan terbawa angin. Oleh karena itu, biasakan tidur selama 8 jam setiap hari, yang membuat mata selalu tampak segar saat beraktivitas, dan terlindungi dari berbagai penyakit mata.

4. Periksakan ke Dokter

Jika memiliki keluhan pada mata yang tidak bisa disembuhkan, meskipun sudah menggunakan obat tetes mata, segera kunjungi dokter mata untuk mengetahui penyakit mata yang sesungguhnya. Jangan menganggapnya remeh karena dapat berdampak lebih buruk pada mata, apabila didiamkan begitu saja.

Sedangkan bagi penderita diabetes, pemeriksaan mata yang teratur sangat penting karena memiliki risiko lebih besar mengidap komplikasi mata yang berpotensi serius. Gejala apa pun yang tidak biasa seperti penglihatan keruh, gambar kabur, bintik mengambang, dan kehilangan penglihatan harus dikonsultasikan dengan dokter mata.

Tips Menjaga Kesehatan Mata selama Ramadan

ilustrasi mata/pexels
ilustrasi mata/pexels

5. Menjaga Hidrasi

Orang yang berpuasa selama Ramadan harus berusaha menjaga hidrasi sebelum dan sesudah puasa dengan meminum 2,5 liter air. Dehidrasi dapat menyebabkan, atau memperburuk, kekeringan pada mata.

6. Berhenti Merokok

Merokok menyebabkan kerusakan pada jaringan mata. Penelitian telah mengkonfirmasi efek berbahaya pada penglihatan, terutama dalam mempercepat degenerasi makula, penyebab utama kehilangan penglihatan, dan katarak. Ramadan jadi kesempatan sempurna untuk mendetoksifikasi tubuh dari rokok.

7. Perhatikan kadar gula

Retinopati diabetik adalah salah satu komplikasi diabetes yang paling serius dan dapat menyebabkan kebutaan. Orang yang diabetesnya terkendali, baik melalui diet atau tablet, dapat berpuasa selama Ramadan. Namun, dokter mungkin akan mengganti obat agar mudah diminum di luar jam puasa.

Untuk pasien yang membutuhkan insulin untuk mengontrol diabetes sebaiknya tidak berpuasa. Penderita diabetes harus mengukur kadar gula darah sepanjang hari dan menghindari makanan yang terlalu bergula.

8. Jangan melewatkan olahraga

Olahraga penting untuk kesehatan secara keseluruhan dan membantu mengurangi risiko beberapa penyakit mata umum seperti katarak, degenerasi makula terkait usia, dan glaukoma.

Latihan kardiovaskular seperti aerobik akan menurunkan tekanan intraokular, yaitu tekanan di mata yang jadi faktor utama penyebab glaukoma. Masalah penglihatan dan penyakit mata juga berasal dari tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.

Olahraga juga meningkatkan aliran darah ke saraf optik dan retina. Diet sehat dan olahraga teratur adalah dua langkah terpenting yang dapat dilakukan untuk menurunkan keduanya.

Itulah tips menjaga kesehatan mata saat menjalani bulan puasa yang berbarengan dengan datangnya musim pancaroba. Selalu jaga kondisi mata sebaik mungkin, agar tidak mempengaruhi aktivitas sehari-hari.