Muslim Ukraina Rayakan Idulfitri dalam Bayang-Bayang Perang

Merdeka.com - Merdeka.com - Warga Muslim di Ukraina merayakan Idulfitri pada Senin (2/5). Perayaan Idulfitri dibayangi perang yang masih berlangsung, sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari lalu.

Dilansir Anadolu, sejumlah jemaah Muslim berkumpul di Masjid Islamic Center di ibu kota Kiev untuk melaksanakan salat Id.

Presiden Dewan Muslim Ukraina, Seyran Arifov menyampaikan kepada Anadolu, banyak Muslim Ukraina yang meninggalkan rumahnya atau mengungsi karena perang.

Arifov mengatakan, beberapa dari mereka mengungsi di negara lain, sementara ada juga yang pindah ke daerah yang lebih aman di Ukraina.

Mengungkap kekhawatirannya soal perang, Arifov menyerukan komunitas Muslim melakukan hal terbaik yang mereka bisa untuk negaranya dan masyarakatnya.

Seorang warga Ukraina, Ali Assadi berharap perang segera berakhir.

Berdasarkan estimasi PBB, sedikitnya 2.899 warga sipil terbunuh dan 3.235 lainnya terluka di Ukraina sejak perang dengan Rusia dimulai. Angka sebenarnya diperkirakan jauh lebih tinggi.

Sementara itu, berdasarkan data badan pengungsi PBB, lebih dari 5,4 juta orang melarikan diri dari Ukraina. Sementara 7,7 juta orang mengungsi di dalam negeri. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel