Muslimapp dukung pengusaha nahdliyin bangun ekosistem bisnis digital

Budi Suyanto
·Bacaan 1 menit

Muslimapp sebagai aplikasi muslim karya anak bangsa mendukung upaya Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) membangun ekosistim digital guna mendorong pemanfaatan teknologi digital di kalangan pelaku usaha nahdliyin.

Direktur Muslimapp, Rachmad Isdiawan menyatakan pihaknya, mendukung penuh inisiasi para pengusaha Nahdliyin untuk menggunakan platform digital pada kegiatan bisnisnya melalui Go Digital.

"Inisiasi Go Digital yang dicanangkan oleh HPN sesuai dengan visi Muslimapp.id," ujanya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Baca juga: PBNU libatkan pengusaha Nahdliyin bangun ekonomi umat

Seperti diwartakan Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) menyelenggarakan pertemuan pengusaha-pengusaha Nahdliyin pada Digital Business Forum, 26-28 Maret 2021 di Bali.

Kegiatan yang dirangkai dengan Mukernas HPN dan dihadiri 300 pengusaha Nahdliyin itu akan membahas, merumuskan dan membangun rencana program pengembangan bisnis dengan platform Go Digital.

Kegiatan Digital Business Forum yang diselenggarakan oleh HPN tersebut akan fokus membahas perkembangan bisnis yang dijalani pengusaha anggota HPN dengan mendorong pemanfaatan digital platform di era industri 4.0 dan menyongsong era industri 5.0.

Baca juga: Wapres: Ekonomi kerakyatan kuat bila ditopang dua pilar

Rahmad Isdiawan menyatakan, pihaknya siap menjalin kerjasama dengan pengusaha Nahdliyin dan pengusaha muslim lainnya dalam upaya mengkreasi produk-produk bisnis berbasiskan digital ataupun mengembangkan pemasaran dan keuangan dengan menggunakan platform digital.

Apalagi, tambahnya, pihaknya saat ini sedang mengembangkan fitur-fitur baru yang membuka akses seluas-luasnya bagi para pengusaha muslim untuk menggunakan aplikasi Muslimapp dalam upaya pengembangan bisnisnya secara digital.

"Harapannya dengan adanya kerjasama dengan HPN, Muslimapp.id bisa menjadi aplikasi social commerce untuk umat Islam. Menjadi aplikasi nomer satu untuk life style umat islam dalam hal ibadah, sosial, ekonomi dan ecommerce," ujarnya.