Musyawarah Mufakat, Anindya Ingin Kadin Beri Contoh di Tengah Pandemi

·Bacaan 1 menit

VIVA – Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie tampak legowo terhadap hasil musyawarah mufakat dengan Arsjad Rasyid di hadapan Presiden Jokowi dan Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin, 28 Juni 2021.

Anindya Bakrie yang rencananya akan maju sebagai kandidat Ketua Umum Kadin Indonesia bersama Arsjad, akhirnya mencapai keputusan musyawarah yaitu Arsjad Rasyid menjadi Ketua Umum Kadin. Sedangkan, Anindya Bakrie ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia.

“Kami dari dunia usaha sepakat untuk bermusyawarah. Dengan bermusyawarah ini, kita akan fokus untuk membuat Kadin lebih kuat, Kadin bersatu dan bisa maju bersama,” kata Anindya Bakrie di Istana Negara.

Menurut dia, musyawarah dilakukan mengingat Indonesia masih dilanda pandemi wabah COVID-19. Sehingga, para pengusaha ingin memberikan contoh untuk mengutamakan kebersamaan.

“Mudah-mudahan kita bisa menghadapi pandemi ini justru menjadi naik kelas, justru membuat Kadin ini sebagai payung dunia usaha yang bisa mumpuni,” ujarnya.

Oleh karena itu, Anindya Bakrie berharap hasil musyawarah yang disepakati bersama Arsjad di hadapan Ketua Umum Rosan dan Presiden Jokowi membuat situasi Munas Kadin di Kendari menjadi lebih teduh dan sejuk.

“Pada akhirnya, membuat suatu organisasi yang kuat dan juga pasca pandemi, pasca UU Cipta Kerja, pasca pemulihan ekonomi nasional, semuanya kami bisa sepakati bersama dan membuat dunia usaha bekerja sebagai mitra strategis pemerintah yang baik,” jelas dia.

Sementara calon Ketua Umum KADIN Indonesia, Arsjad mengatakan ke depan tantangan bangsa Indonesia berat sekali sehingga diperlukan persatuan dan kesatuan para pengusaha untuk memajukan serta menyelesaikan masalah bangsa, khususnya mengenai ekonomi.

“Karena pandemi suatu tantangan sangat berat bagi kita semua. Kami bersama khususnya dan Anindya, bagaimana bertiga diskusi sepakat untuk sama-sama membesarkan Kadin,” tandasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel