MV Agusta Rilis Motor Spesial untuk Sang Legenda

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai penghormatan kepada salah satu rider terhebat sepanjang sejarah, Giacomo “Mino” Agostini, MV Agusta merilis Superveloce Ago. Kuda besi seri spesial ini dikenalkan saat MotoGP Misano, sirkuit Marco Simoncelli, Italia.

Motor sport istimewa ini mengambil basis dari Superveloce dan hanya diproduksi sebanyak 311 unit di seluruh dunia. Sebetulnya ini bukan produk baru yang dikembangkan MV untuk rider 79 tahun.

Di masa lalu, pabrikan telah memproduksi F4 Ago dan F3 Ago. Ya, masing-masing dipersembahkan untuk pembalap legendaris.

Kali ini dibuat berbeda karena Superveloce sesuai dengan karakter ‘Mino’. Bergaya café racer klasik dengan livery khas Giacomo Agostini yang pernah digunakan pada era balap 60-70’an.

Tak cuma sekadar grafis pada bodi, Superveloce Ago hadir dengan beberapa peningkatan bila dibanding dengan versi reguler. Suspensinya mendapat garpu dari Ohlins 43mm model NIX yang dikelola secara elektrik dan bisa disetel sepenuhnya. Belakangnya mengandalkan unit shock TTX dengan merek yang sama.

Sebagian besar komponen bodi, kecuali tangki bahan bakar menggunakan serat karbon. Ini termasuk panel samping fairing, spatbor depan dan belakang, serta pelindung lengan ayun, chainguard (atas dan bawah) serta penutup bawah kursi.

Klem rangkap tiga atas, pedal shift, dan pedal rem belakang dikerjakan dari billet aluminium. Roda kawat yang unik menampilkan tata letak dan desain jari-jari yang menarik. Kursi Alcantara menambahkan sentuhan tambahan cita rasa Italia.

Kunci dari rangkaian elektronik adalah platform inersia enam sumbu baru yang mengelola semua alat bantu pengendara, termasuk Continental MK 100 ABS, traction control, wheelie control, dan launch control.

Panel instrumen TFT 5,5 inci juga berfungsi sebagai pusat konektivitas, menawarkan kesempatan untuk berdialog jarak jauh dengan motor melalui smartphone pribadi.

Superveloce Ago menggunakan radial Pirelli Diablo Corsa Rosso II, depan 120/70-17 dan belakang 180/55-17. Pengereman mengandalkan cakram ganda 320 mm dengan twin kaliper monoblok radial 4 piston Brembo di depan dan cakram 220 mm dengan kaliper Brembo 2-piston di belakang.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Mesin Tak Berubah

Jantung mekanis tidak mengalami perubahan. Pakai mesin yang sama dengan sportbike bermesin inline 3 silinder MV Agusta F3 800. Tapi engine mapping varian Superveloce telah direvisi, sehingga outputnya semakin fleksibel dan respon gasnya lebih terasa.

Berkapasitas 798 cc DOHC 4-stroke 12-valve 3-silinder in-line dengan pendingin cairan. Dengan spesifikasi tersebut, pabrikan Italia ini megklaim bahwa motor ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 148 Hp pada 13.000 rpm dengan torsi maksimum 88 Nm di 10.900 rpm. Dayanya itu disalurkan ke roda belakang melalui transmisi tipe kopling manual 6-percepatan.

Fiturnya cukup lengkap, termasuk mode kendara yang terdiri dari Sport, Race, Rain, dan Custom Race Mode. Sudah dilengkapi girboks elektronik MV EAS 2.0 plus kontrol traksi 8 level. Dengan mesin yang memenuhi standar emisi Euro5, top speednya diklaim tembus 240 km/jam.

Seperti Superveloce S dan F3 RR terbaru, kit balap tersedia dan termasuk knalpot Arrow lubang tiga, dikombinasikan dengan ECU khusus. Komponen itu mampu mendongkrak tenaga menjadi 151 kuda pada 13.250 rpm.

Paket yang ditawarkan juga mencakup lebih banyak fasilitas kenyamanan, dan bahkan sentuhan khusus "milik Ago" yang diwakili oleh handle merah serta tanda tangan asli.

Mengingat potensi kualitas dan kinerja Superveloce, edisi bernomor Ago ini layak untuk dicermati. Harga untuk model khusus ini adalah $35.175 atau Rp 498 jutaan.

Sumber: Oto.com

Infografis Sudah Vaksinasi Covid-19? Jangan Kendor 5M!

Infografis Sudah Vaksinasi Covid-19? Jangan Kendor 5M! (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Sudah Vaksinasi Covid-19? Jangan Kendor 5M! (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel