Na In Woo Syuting Ulang Drakor River Where the Moon Rises dari Episode 1

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Seoul - Jejak Ji Soo dalam drama Korea River Where the Moon Rises akan terhapus selama permanen. Tim produksi drama memutuskan bahwa Na In Woo, aktor baru yang menggantikan Ji Soo, akan syuting ulang dari episode pertama.

Dilansir dari Soompi, Rabu (24/3/2021), hal ini terkait dengan keberadaan drakor ini di platform VOD Korea. Setelah skandal bullying sang aktor merebak, enam episode perdana serial ini yang masih dibintangi Ji Soo akhirnya dihapus dari platform streaming di Korsel.

Para penggemar, terutama penonton yang baru mengikuti drakor ini, berharap mereka dapat menyaksikan enam episode perdananya.

Permintaan Pemirsa

Na In Woo dalam River Where the Moon Rises. (KBS via Instagram/ kbsdrama)
Na In Woo dalam River Where the Moon Rises. (KBS via Instagram/ kbsdrama)

"Ada pertambahan jumlah penonton yang mengekspresikan harapannya untuk kembali menyaksikan episode satu hingga enam lagi," tutur pihak drama.

Dari Episode Pertama

Na In Woo dalam River Where the Moon Rises. (KBS via Instagram/ kbsdrama)
Na In Woo dalam River Where the Moon Rises. (KBS via Instagram/ kbsdrama)

Alhasil, diambil keputusan untuk menampilkan Na In Woo sebagai On Dal dari awal.

"Demi membantu penonton saat ini untuk lebih terhanyut ke dalam dramanya, sekaligus menarik penonton baru, kami akan syuting ulang episode satu sampai enam dan melanjutkan layanan pemutaran ulang. Mohon nantikan episode satu sampai enam yang dibuat ulang dengan On Dal versi Na In Woo," begitu pernyataan pihak drama.

Rp 12,7 Miliar per Episode

Na In Woo dan Kim So Hyun dalam River Where the Moon Rises. (KBS via Instagram/ kbsdrama)
Na In Woo dan Kim So Hyun dalam River Where the Moon Rises. (KBS via Instagram/ kbsdrama)

Sebelumnya, beredar kabar bahwa pihak rumah produksi Victory Contents yang membuat drama ini, menanggung kerugian besar terkait penggantian Ji Soo di tengah jalan karena skandal bullying. Seperti diketahui, ia didepak dari drama meski syutingnya sebenarnya sudah 95 persen rampung.

Dilansir dari Koreaboo, media Korea Sports Today melaporkan bahwa biaya produksi drakor ini mencapai 1 miliar won, atau tak kurang dari Rp 12,7 miliar, per episode. Seluruh biaya produksi sekitar lebih dari 20 miliar, atau sekitar Rp 255 miliar.

Belum Tahu Angka Pasti

Tim produksi belum membuat hitung-hitungan soal besaran kerugian yang mereka hadapi.

"Kami bahkan belum tahu angka pastinya. Kami masih membayar pemain dan staf per episode. Kami bahkan belum bisa menelusuri berapa episode yang dimainkan masing-masing pemain. Pasti akan lama menghitung berapa banyak piutang kami kepada masing-masing pihak," tutur sumber dalam yang diwawancara media ini.