Nabila Maharani Tidak Medot Janji

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Nabila Maharani artis pendatang baru dari Yogyakarta, mencuri perhatian khalayak musik Tanah Air. Lihatlah sepotong rekaman videonya saat dia menyanyi.

Bergetar hatiku, saat ku berkenalan dengannya. Kudengar dia menyebutkan nama dirinya.

Meski tak se-kenes penyanyi aslinya, Vina Panduwinata, Nabila melantunkan Cinta begitu apik sesuai karakternya sendiri.

Video Nabila menyanyikan lagu yang dipopulerkan Si Burung Camar itu beredar di banyak grup media sosial. Di situs berbagi video Youtube, video yang diunggah pada Februari 2020 itu telah dilihat 3 juta lebih penonton.

Nabila banyak menyanyikan beragam lagu-lagu berbagai genre lintas generasi milik penyanyi lain -istilahnya meng-cover. Secara umum video-videonya selalu ngehits di berbagai kanal peredarannya.

Suaranya merdu, kuat, punya warna khas, dibingkai teknik bagus. Tak heran gadis kelahiran Yogyakarta, Februari 1999 ini memiliki penggemar luas.

"Aku sungguh merasa terhormat untuk dapat mengapresiasi karya-karya dari musisi seniman-seniman hebat dengan melantunkan lagu-lagu favoritku yang aku bawakan di video-video coverku ini," tulisnya dalam akun official.

"Sungguh menjadi kekhawatiran yang hebat ketika dan andaikata aku tidak mampu membawakan lagu indah ini seperti isi pesan dalam lagu indah ini seperti yang diharapkan pemilik dan penciptanya, untuk diteruskan kepada khalayak sesuai ekspektasi mereka."

Tenang, Nabila. Tercapainya ekspektasi para empunya lagu rasanya sudah tercermin dari tingginya apresiasi.

Penggemarnya terus bertambah, Nabila merangkak jadi bintang, tanpa mengikuti pola karier penyanyi-penyanyi di era om dan tante-nya dulu. Dia tak harus mengetuk pintu kantor-kantor perusahaan rekaman untuk mengajukan contoh karya agar direkrut jadi artisnya.

Dia juga tidak melejit lewat audisi pencari bakat. Nabila menempuh jalur kekinian, menelusup dan melejit di panggung siber yang kian riuh seiring era internet dan perkembangan teknologi informasi.

Nabila memang senang menyanyi sejak kecil. Salah satu gurunya soal nada dan musik adalah ayahnya sendiri. Air tak mengalir kemana, sang ayah juga jago bermusik.

"Aku hobi nyanyi dan nulis lagu dari lahir, aku tumbuh bersama lagu-lagu dengan lirik-lirik menginspirasi, dengan alunan nada-nada indah, dan suara-suara merdu," tulisnya.

Kini Nabila tak hanya eksis di ruang daring. Jadwalnya 'mengamen' off air padat, di berbagai daerah, di berbagai acara mulai dari hajatan, acara kampus, sampai pertunjukan musik, bahkan konser tunggal.

Nabila berkolaborasi dengan Tri Suaka, pemusik Yogyakarta yang juga tengah naik daun. Keduanya keliling menyanyi bersama, membuat kanal Youtube bersama, dan makin besar bersama. Duet keduanya so sweet, bikin baper.

Tak meninggalkan akarnya sebagai anak Yogya, Nabila begitu menjiwai saat menyanyikan lagu-lagu populer berbahasa Jawa kekinian. Lantunannya yang merdu penuh 'feeling' membuat pasangan-pasangan kekasih yang menonton jadi berpegangan tangan lebih erat.

Simak saja misal saat Nabila menyanyikan 'lagu wajib' Kartonyono Medot Janji dalam berbagai kesempatan, penonton niscaya hanyut dan merasa seakan-akan baru saja ditinggal dan melepas kekasih hati.

Kartonyono neng Ngawi medot janjine. Ambruk cagakku nuruti angan-anganmu. Sakabehane wis tak turuti tapi malah mblenjani (Kartonyono di Ngawi memutus janji. Rubuh tiangku menuruti anganmu. Semua sudah kuturuti tapi (kamu) malah mengingkari)

Di sela kesibukannya bermusik, Nabila tak lupa menuntaskan kuliahnya di sebuah perguruan tinggi swasta di Yogyakarta. Memilih bidang Ekonomi, kini dia sudah menginjak semester-semester akhir. Dia tetap belajar, sambil bernyanyi. Nabila Maharani tidak medot janji.

Saksikan Video Pilihan Ini