Nada adalah Bunyi yang Memiliki Frekuensi Tertentu, Ketahui Pengertian dan Sifatnya

·Bacaan 3 menit

Nada merupakan istilah yang dekat dengan alat musik karena saat memainkan musik, kita akan mendengar nada. Namun, belum banyak orang yang memahami secara benar mengenai nada.

Maksud dari nada adalah bunyi yang beraturan, serta memiliki frekuensi tunggal tertentu. Di dalam teori musik, tiap nada punya tinggi nada atau tala tertentu yang berdasarkan frekuensinya maupun berdasar jarak relatif tinggi nada tersebut dengan tinggi nada patokan.

Hampir semua alat musik memiliki nada. Tapi, ada beberapa contoh alat musik umum dan dikenal luas di masyarakat, yang menghasilkan nada adalah gitar, piano, seruling, harmonica, dan masih banyak lagi.

Untuk lebih jelasnya, Fimela.com kali ini akan membahas secara luas mengenai nada, mulai dari pengertian hingga sifatnya. Dilansir dari Liputan6.com, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Seputar Interval Nada

Ilustrasi Melodi Credit: pexels.com/cottonbro
Ilustrasi Melodi Credit: pexels.com/cottonbro

Setelah memahami mengenai nada, maka selanjutnya perlu juga untuk memahami apa itu interval nada. Melansir Merdeka.com, berdasar Diktat Teori Musik 1 Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta, interval nada adalah “jarak” antara nada satu ke nada yang lain.

Di mana tiap interval diberikan nama yang mengandung arti kuantitas serta kualitas. Dalam sebuah tangga nada ada 7 (tujuh) nada yang masing-masing memiliki nama kuantitas interval, sebagai berikut:

c – c : prime

c – d : secondo

c – e : terts

c – f : kuart

c – g : kuint

c – a : sekst

c – b : seprim

c – c’ : oktaf

Sedangkan nama kualitas interval dibagi ke dalam 2 (dua) kelompok dasar, yaitu :

Interval Perfect (murni):

Interval Prime ( 1 )

Interval Kuart ( 4 )

Interval Kuint ( 5 )

Interval Oktaf ( 8 )

Interval Mayor (besar):

Interval Secondo ( 2 )

Interval Terts ( 3 )

Interval Sekst ( 6 )

Interval Septim ( 7 )

Tiap interval dasar tersebut masih bisa diubah-ubah. Caranya dengan memperlebar jarak atau mempersempit jarak. Untuk perlebar jarak, maka nada atas dinaikkan 1 semitone, atau nada bawah diturunkan 1 semitone. Kemudian untuk mempersempit jarak, maka nada atas diturunkan 1 semitone, atau nada bawah dinaikkan 1 semitone.

Apabila seluruh interval Mayor diperlebar sebanyak 1 semitone, maka dapat menjadi interval Augmented. Sedangkan jika dipersempit sebanyak 1 semitone, maka bisa menjadi interval minor. Lalu apabila dipersempit sekali lagi sebanyak 1 semitone, akan menjadi interval diminished.

Sama halnya dengan interval Perfect, jika diperlebar sebanyak 1 semitone, akan menjadi interval Augmented, akan tetapi bila dipersempit sebanyak 1 semitone, akan menjadi interval diminished.

Melodi

Ilustrasi Bermain Musik Credit: pexels.com/mikoto
Ilustrasi Bermain Musik Credit: pexels.com/mikoto

Kemudian, selain interval nada terdapat juga melodi, yang merupakan sebuah kesatuan frase yang tersusun dari nada-nada dengan urutan, interval, dan tinggi rendah yang teratur. Pengertian mudahnya, definisi melodi adalah tingkatan tinggi-rendah dan panjang-pendek sebuah nada dalam sebuah musik.

Adanya melodi bisa membuat musik menjadi lebih berwarna. Ketika di dalam musik, melodi akan terdengar seperti nada yang seakan bergerak menuju puncak, kemudian kembali lagi ke kondisi sebelumnya. Melodi sendiri tersusun dari pitch, durasi, dan tone.

Tangga Nada

Ilustrasi Bermain Musik Credit: pexels.com/cottonbro
Ilustrasi Bermain Musik Credit: pexels.com/cottonbro

Tangga nada adalah sebuah urutan dari suatu nada yang tersusun membentuk tangga. Tangga nada sendiri terbagi menjadi dua, yaitu tangga nada diatonik dan tangga nada pentatonik. Tangga nada diatonik adalah tangga nada yang terdiri dari 7 buah nada dengan 2 jenis jarak (1/2 dan 1). Berbeda dengan tangga nada pentatonik yang hanya terdiri dari 5 nada pokok saja.

Dalam rangkaian tangga nada, biasanya akan terdapat satu nada dasar yang diikuti oleh nada-nada lainnya, dapat lebih rendah atau lebih tinggi dengan pola interval tertentu, sehingga dapat membentuk sebuah ciri khas.

Harmoni

Ilustrasi Bermain Piano Credit: pexels.com/Juan
Ilustrasi Bermain Piano Credit: pexels.com/Juan

Harmoni juga sangat berhubungan dengan nada. Harmoni adalah sekumpulan nada yang akan menghadirkan bunyi enak untuk dinikmati jika dimainkan bersama. Ringkasnya, harmoni adalah sebuah bentuk keselarasan paduan nada atau bunyi.

Di dalam harmoni terdapat unsur-unsur yaitu susunan, peranan, dan hubungan dari sebuah paduan bunyi dengan bentuk keseluruhan. Atau, harmoni juga bisa diartikan sebagai rangkaian akor-akor yang tersusun dengan selaras dan dimainkan sebagai iringan musik. Akor-akor tersebutlah yang akan menjadi pengiring melodi.

Sifat – Sifat dalam Nada

Ilustrasi Mendengarkan Musik Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio
Ilustrasi Mendengarkan Musik Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Ada beberapa sifat-sifat nada yang perlu diketahui. Beberapa sifat nada adalah:

1. Pitch

Yaitu ketepatan jangkauan nada.

2. Durasi

Durasi merupakan lamanya sebuah nada harus dibunyikan.

3. Intensitas nada

Sedangkan intensitas nada yaitu keras lembutnya nada yang harus dibunyikan.

4. Timbre

Merupakan warna suara yang berbeda pada tiap orang.