Nadal hadapi pertarungan melawan Tsitsipas setelah dikalahkan Thiem dalam ATP Finals

·Bacaan 3 menit

London (AFP) - Rafael Nadal menegaskan dia masih bisa menjuarai ATP Finals untuk pertama kalinya meski kalah menyakitkan 6-7 (7/9), 6-7 (4/7) dari petenis Austria Dominic Thiem pada Selasa.

Thiem mengalahkan Nadal di lapangan tertutup di O2 Arena London untuk mengancam upaya bintang Spanyol itu untuk akhirnya mengangkat satu penghargaan besar yang belum ada dalam lemari koleksi pialanya.

Thiem menjadi pemain pertama yang lolos ke semifinal beberapa jam kemudian ketika juara bertahan Stefanos Tsitsipas mengalahkan unggulan ketujuh Rusia Andrey Rublev 6-1, 4-6, 7-6 (8/6).

Nadal yang kalah pada babak final 2010 dan 2013 harus mengalahkan Tsitsipas pada pertandingan terakhir grupnya agar lolos ke semifinal turnamen penutup musim yang bergengsi ini.

Terlepas dari posisinya yang di ujung tanduk, Nadal berusaha memasuki pertarungan menghadapi Tsitsipas dengan suasana percaya diri setelah berjuang keras melawan Thiem yang tampil inspiratif. Pemenang laga ini bisa memastikan langkah ke empat besar,

"Menurut saya dia menampilkan permainan yang luar biasa, dan saya juga bermain bagus. Jadi perasaan saya tidak negatif. Saya kalah, tapi saya punya banyak peluang," kata Nadal yang mengalahkan Rublev dengan straight set pada pertandingan pertamanya.

"Saya senang pada cara saya bermain. Saya kira sekarang ini peluang saya lebih besar untuk mendapatkan hasil yang sangat bagus daripada lima hari lalu karena level permainannya, bahkan jika saya kalah hari ini, bagi saya jauh lebih tinggi."

Nadal, yang bulan lalu menyamai rekor Roger Federer mencetak 20 gelar Grand Slam dengan menjuarai Prancis Terbuka, telah memenangkan 86 gelar namun hanya satu dari jumlah itu yang terjadi di lapangan keras dalam ruangan.

Petenis nomor dua dunia itu lolos ke ATP Finals selama 16 tahun berturut-turut, tetapi rekornya dalam turnamen elite delapan petenis ini tidak seberapa jika dibandingkan dengan Federer dan Novak Djokovic setelah enam kali mundur karena cedera.

Berpotensi mengalami kekecewaan lain pada ATP Final, Nadal mengatakan dia tak bisa menjelaskan masalah dia dalam turnamen ini.

"Saya pikir sekalipun saya tidak pernah juara di sini, saya sama sekali tidak ingin berpura-pura sombong karena saya memang tidak begitu. Tapi saya benar-benar tidak perlu menunjukkan bahkan kepada diri saya sendiri atau kepada siapa pun bahwa jika saya memainkan permainan tenis terbaik saya, saya kira saya bisa menang pada setiap permukaan dan melawan pemain mana pun," kata dia.

"Saya tidak pernah menang dalam World Tour Finals. Itu kenyataan pada saat yang sama. Saya punya pertandingan melawan Tsitsipas dalam dua hari. Akan menjadi pertandingan berat lainnya."

"Saya berharap untuk siap. Saya pikir bermain seperti ini saya yakin saya bisa mendapatkan peluang saya dalam turnamen ini."

Thiem sang petenis nomor tiga dunia yang mengalahkan Tsitsipas dalam pertandingan pembukanya, telah memenangkan dua pertandingan pertamanya dalam turnamen tahun ini di tengah upayanya ingin tampil lebih baik dari posisi runner-up yang dicapainya tahun lalu.

Petenis berusia 27 tahun itu menikmati satu tahun untuk dikenang setelah mencapai dua final Grand Slam dan memenangkan salah satu dari empat gelar turnamen utama untuk pertama kalinya ketika mengalahkan Alexander Zverev pada final AS Terbuka pada September.

"Ini jelas salah satu pertandingan terbaik yang pernah saya mainkan sejauh ini dalam karier saya," kata Thiem.

"Saya kira hari ini saya bermain sedikit lebih tinggi ketimbang dalam AS Terbuka. Itu mungkin pertandingan terbaik dari saya sejak dimulainya tur dan itu membuat saya bahagia sekali."

Tsitsipas menyelamatkan satu match point pada tie-break set terakhir melawan Rublev sebelum unggulan keenam asal Yunani itu memastikan kemenangan pertamanya pekan ini dan menyingkirkan lawannya.

"Saya lega bahwa semua usaha itu dan pertarungan di lapangan akhirnya terbayar. Saya menunjukkan tekad untuk tidak menyerah ketika dia match point," kata Tsitsipas.

"Saya akan berusaha menampilkan permainan agresif melawan Rafa. Anda tak boleh bertahan. Saya harus memulai dengan kuat dan menyelesaikan lebih kuat."

smg/jc