Nadine Chandrawinata Masih Menyimpan Rapi Uang Kertas 500 Rupiah, Beberkan Alasannya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pada era 90-an, pemerintah mengeluarkan uang pecahan 500 rupiah berbentuk kertas. Rupanya, hingga kini Nadine Chandrawinata masih menyimpannya.

Bahkan, Puteri Indonesia 2005 ini cukup rapi menyimpannya. Tak terlihat lecek sama sekali.

Istri Dimas Anggara ini memperlihatkannya di akun Instagram terverifikasi miliknya, Senin (8/11/2021).

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Waktu SD

Nadine Chandrawinata (Foto: Instagram/@nadinelist)
Nadine Chandrawinata (Foto: Instagram/@nadinelist)

Uang kertas ini rupanya diterima Nadine Chandrawinata dari ayahnya saat Sekolah Dasar (SD).

"Hari ini saya tunjukkan salah satu koleksiku, 500 rupiah tahun 1992. Uang 500 rupiah ini dikasih sama papaku waktu SD," tulisnya.

Ngefans

Nadine Chandrawinata (Foto: Instagram/@nadinelist)
Nadine Chandrawinata (Foto: Instagram/@nadinelist)

Nadine Chandrawinata rupanya punya alasan khusus menyimpan uang tersebut hingga sekarang.

"Dan kusimpan dengan baik sampai sekarang, kenapa?ngefans!" lanjutnya.

Ingin Lihat Sendiri

Bukan ngefans dengan nilai dari uang tersebut, melainkan dengan Orang Utan yang ada di gambar itu.

"Pertama kali tahu ORANG UTAN ini, lewat RUPIAH, bangga pas tahu species ini ada di Indonesia, sejak itu aku bilang sama diriku sendiri, aku harus lihat sendiri orang utan dan keindahan alam Indonesia," sambungnya.

Ajak Jaga Orang Utan

Kini, bintang film Negeri Dongeng sudah berhasil melihat secara langsung orang utan tersebut. Apalagi, itu merupakan species yang unik dari Indonesia, ia pun bangga.

"Perlu diketahui, orang utan itu Indonesia bgt dah!Orang utan merupakan species yang unik dan ikonik Indonesia karena satwa ini endemik Indonesia.Dan sekarang terancam, appendix 1, hiks… karena rentan kepunahan 🥲.Lewat rupiah, kita diingatkan, kita punya ikonik ini dengan alamnya yang luar biasaaaaa 👍yuks kita jaga apa yang masih bisa kita jaga!" ia mengakhiri.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel