Nagashima Putuskan Takkan Balapan Musim 2021

Scherazade Mulia Saraswati
·Bacaan 1 menit

Keputusan skuad Red Bull KTM Ajo yang tak memperbarui kontrak membuat Tetsuta Nagashima otomatis tersingkir dari kejuaraan dunia Grand Prix.

Walau sebenarnya dia masih berpeluang melanjutkan kiprah di Moto2 2021, tetapi semua kursi pada kategori intermediate itu telah terisi penuh.

Lantaran tidak dapat menemukan tim yang tersedia, keputusan berat pun akhirnya terpaksa diambil Nagashima.

“Akhir tahun sudah dekat. Terima kasih atas semua dukungannya musim ini,” tulisnya dalam unggahan di media sosial Instagram bulan lalu.

“Saya telah memutuskan untuk tidak balapan pada 2021. Saya telah membalap sejak saya berusia 3 tahun, dan itu adalah impian saya untuk berkompetisi di Kejuaraan Dunia.

Saya bisa merasakan kemenangan, pole position, dan podium berkat dukungan Anda.

Saya akan melakukan yang terbaik untuk kembali lebih kuat, lebih cepat, dan lebih baik pada 2021. Jadi, tolong terus dukung saya.

“Saya berharap Anda semua menjalani tahun baru yang sangat bahagia.”

Baca Juga:

Kaleidoskop Moto2 2020: Lahirnya Mandalika SAG Team Potensi Remy Gardner Mulai Diakui Paddock MotoGP

Nagashima telah berkiprah di Moto2 sejak 2014. Namun dia melakoni debut di Motegi 2013. Saat itu, dia finis ke-20.

Pada dua musim terakhir, Nagashima menunjukkan peningkatan, dibuktikan dengan satu pole position, serta dua podium pada 2020, termasuk kemenangan di putaran pembuka Moto2 Qatar lalu.

Kendati masuk 10 besar dalam klasemen akhir, Red Bull KTM Ajo memilih untuk melepaskan Nagashima, setelah tim merekrut Remy Gardner dan mempromosikan Raul Fernandez.

Dengan keputusan Nagashima ini, pembalap Jepang di grid kejuaraan dunia Grand Prix pun jadi tersisa delapan, yakni Takaaki Nakagami, Ai Ogura, Ryusei Yamanaka, Tatsuki Suzuki, Kaito Toba, Ayumu Sasaki, serta Yuki Kunii.