Naik Balon Udara Sampai ke Stratosfer, Wisatawan Perlu Rogoh Rp1,9 Miliar

Merdeka.com - Merdeka.com - Wisata luar angkasa telah menarik minat banyak kalangan. Untuk menjawab banyaknya minat masyarakat, berbagai perusahaan wisata menawarkan perjalanan ke luar angkasa. Salah satunya perusahaan wisata luar angkasa Space Perspective.

Perusahaan itu menawarkan satu tiket perjalanan wisata luar angkasa seharga USD125 ribu atau Rp1,9 miliar yang dapat membawa para wisatawan menggunakan balon udara naik hingga ke lapisan kedua atmosfer Bumi, yaitu stratosfer.

Di bagian stratosfer, para wisatawan nanti dapat melihat lengkungan Bumi dan langit luar angkasa yang gelap. Balon bernama Spaceship Neptune itu diperkirakan akan mengudara perdana pada 2024 nanti.

Space Perspective juga telah membuka pembelian tiket bagi para wisatawan yang antusias.
Balon itu sendiri terbilang cukup aman digunakan. Gas berdensitas rendah seperti hidrogen atau helium yang diisi akan menyebabkan balon itu naik ke atmosfer Bumi. Karena massa gas udara balon lebih ringan daripada volume udara dan udara yang semakin menipis di atmosfer sehingga menyebabkan prinsip Archimedes, maka balon itu tidak akan terbang hingga luar angkasa.

Balon Spaceship Neptune pun akan mengambang di ketinggian sekitar 30 kilometer dari permukaan Bumi, tempat wisatawan melihat lengkungan Bumi dan kegelapan luar angkasa. Demikian dikutip dari Space, Rabu (3/11).

Untuk mencapai ke stratosfer Bumi, balon Spaceship Neptune harus menempuh perjalanan selama dua jam. Di stratosfer Bumi, balon itu akan mengambang selama dua jam. Dan balon itu membutuhkan waktu selama dua jam untuk kembali ke Bumi.

Seluruh wisata luar angkasa diperkirakan memakan waktu selama enam jam. Untuk menjamin keamanan penumpang, perusahaan telah menguji balon mereka pada 2021 di tempat uji terbang di Kennedy Space Center milik Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA).

Meski tidak mencapai luar angkasa atau garis Karman yang berada 100 kilometer dari permukaan Bumi, namun kabin balon bertekanan dan pakaian luar angkasa dibutuhkan demi keselamatan para wisatawan.

Untuk memenuhi standar keselamatan, perusahaan itu akan membuat kabin penumpang mewah dan nyaman yang tergantung di bawah balon. Kabin penumpang lebar itu akan memberikan pengalaman pemandangan Bumi dan luar angkasa seluas 360 derajat.

Ruangan kapsul itu akan diatur melalui sistem kendali temperatur dan dilindungi lapisan reflektif untuk meminimalkan panas Matahari. Tempat duduk yang dapat diatur hingga layanan makanan juga akan memanjakan para wisatawan yang menaiki balon itu.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]