Naik BRT Trans Semarang, Penyandang Disabilitas Cukup Bayar Rp1.000

·Bacaan 1 menit

VIVA – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menerbitkan Peraturan Wali Kota Semarang Nomor 17 Tahun 2021 tentang Tarif BRT Trans Semarang. Dalam aturan tersebut, ada tarif khusus untuk penyandang disabilitas, yaitu hanya Rp1.000. Itu artinya kaum difabel dapat diskon 75 persen dari tarif normal Rp4.000.

Wali Kota yang akrab dipanggil Hendi tersebut mengungkapkan, pembangunan yang dilaksanakan di Semarang tidak hanya bersifat fisik atau infrastruktur saja. Tapi juga pembangunan nonfisik, di antaranya dukungan yang diberikan kepada penyandang disabilitas.

"Bahkan BRT Trans Semarang juga telah mempekerjakan dua orang penyandang difabel sebagai karyawan maka Pemerintah Kota Semarang berkomitmen untuk meningkatkan martabat, hak, dan kesejahteraan para penyandang difabel dengan menerapkan kebijakan inklusi," ujar Hendi.

Ia menambahkan, kebijakan inklusi pada intinya adalah bagaimana meminimalkan hambatan yang dihadapi, menyediakan akses yang tepat dan memberi ruang bagi penyandang difabel untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

Kesempatan sebesar-besarnya, lanjut Hendi, diberikan kepada difabel untuk turut berpartisipasi dalam berbagai macam perumusan kebijakan di lingkungan Kota Semarang. Di antaranya, Muserenbang mulai dari tingkat kelurahan hingga tingkat kota, pembahasan RPJMD, dan berbagai kegiatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah.

Bagi kaum difabel, fasilitas maksimal diberikan di antaranya dengan berbagai pelatihan, dan menyediakan sarana fasilitas umum yang ramah difabel seperti Trans Semarang dengan low deck untuk memudahkan para difabel.

Ia berharap semakin banyak perusahaan yang mulai memperhatikan hak-hak penyandang difabel agar memperoleh hak-haknya dan kesempatan yang sama.

Laporan Teguh Joko Sutrisno (tvOne/ Semarang, Jateng)