Nakertransgi Jaksel latih keterampilan 1.000 pencari kerja selama 2022

Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Jakarta Selatan memberikan pelatihan keterampilan terhadap 1.000 pencari kerja sepanjang tahun 2022 untuk memudahkan dalam melamar pekerjaan atau juga bisa dimanfaatkan untuk menjalankan wirausaha.

"Program tenaga kerja mandiri (TKM) ini menyediakan pelatihan untuk lima bidang keterampilan yakni servis pendingin ruangan (AC), membuat kue dan minuman, kuliner, dan menjahit," kata Kepala Sudin Nakertransgi Jakarta Selatan Fidiyah Rokhim, di Jakarta, Kamis.

Fidiyah merinci 1.000 peserta tersebut terdiri dari 30 orang yang mendaftar pelatihan servis AC, 300 orang pelatihan membuat kue, 200 orang pelatihan meracik minuman, 370 orang pelatihan memasak kuliner, dan 100 orang dalam bidang menjahit.

Menurut dia, mayoritas peserta memilih pelatihan memasak kuliner lantaran di Jakarta Selatan memiliki banyak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga dengan bekal pelatihan ini bisa bermanfaat untuk membuka peluang usaha.

Pelatihan yang berlangsung selama lima hari ini nantinya diharapkan memberi motivasi bagi peserta serta diharapkan bisa segera memiliki penghasilan pribadi.

Tak hanya itu, Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Jakarta Selatan juga memberikan peralatan kepada para peserta untuk bisa mempraktikkan langsung ilmunya di rumah.

"Pasca pelatihan kami memberikan alat seperti pelatihan kue yang pesertanya menerima oven, loyang, mixer, dan timbangan kue," sambungnya.

Fidiyah menambahkan syarat agar bisa mengikuti pelatihan yakni kartu harus berdomisili DKI Jakarta dan surat elektronik (email) yang didaftarkan belum terdaftar sebagai anggota JakPreneur.

Selain Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Jakarta Selatan, lima suku dinas pengampu JakPreneur lainnya yakni Suku Dinas Sosial (Dinsos), Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP), Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM), serta Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP).

"Pada 2023 target pesertanya 850 orang karena kami memaksimalkan peserta kuliner yang sudah ada untuk dimonitor agar terus mengembangkan bisnisnya," tutupnya.
Baca juga: Sudin Nakertransgi Jaksel pastikan pegawai terkena PHK dapat JKP
Baca juga: Sudin Nakertransgi Jaksel gelar bursa kerja di Plaza Semanggi
Baca juga: Sudin Nakertransgi Jaksel ajak masyarakat ikut pelatihan kerja