Nakes di AS alami lebih banyak kekerasan di tengah pandemi

·Bacaan 1 menit

Tenaga kesehatan (nakes) di Amerika Serikat (AS) enam kali lebih mungkin mengalami kekerasan di tempat kerja dibandingkan rata-rata pekerja, dan pandemi telah memperburuk situasi tersebut, menurut laporan situs web berita Quartz pada Rabu (20/4).

Sekitar 48 persen perawat rumah sakit melaporkan peningkatan kecil atau signifikan dalam kekerasan di tempat kerja, naik dari 21 persen pada Maret 2021, kata laporan itu, mengutip survei terbaru dari National Nurses United, organisasi perawat terdaftar terbesar di AS.

Bekerja di tengah meningkatnya kekerasan di rumah sakit berdampak pada kesehatan mental para perawat, kata laporan itu.

"Gelombang lonjakan kasus Omicron membuat banyak perawat semakin terbebani, setelah rekan-rekan kerja mereka yang jatuh sakit memperburuk kekurangan staf," imbuh laporan tersebut.

Menurut survei yang dilakukan oleh National Nurses United, ada lonjakan tajam dalam kesulitan tidur, kecemasan, dan depresi di kalangan perawat di tengah pandemi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel