Nama Hanafi dan MS Kaban di Kantong Amien Rais, Calon Ketum Ummat

Ezra Sihite, Cahyo Edi (Yogyakarta)
·Bacaan 2 menit

VIVAPartai Ummat akan dideklarasikan pada 17 Ramadhan 2021 mendatang. Saat ini ada dua nama yang muncul menjadi kandidat ketua umum Partai Ummat.

Dua nama ini adalah Hanafi Rais yang merupakan mantan politikus PAN yang juga merupakan anak dari pendiri Partai Ummat, Amien Rais. Selain itu ada pula nama MS Kaban yang juga muncul sebagai kandidat Ketua Umum Partai Ummat.

Penanggung jawab Partai Ummat Daerah Istimewa Yogyakarta Nazarudin membenarkan terkait munculnya nama MS Kaban dan Hanafi Rais sebagai kandidat Ketua Umum Partai Ummat. Selain dua nama itu, lanjut Nazarudin ada sejumlah nama lainnya. Hanya saja nama-nama tokoh lainnya masih berada di tangan Amien Rais.

“Hanafi masuk jadi salah satu nominator (Ketua Umum Partai Ummat). Mungkin MS Kaban juga. Itu yang terpantau. Semua masih di kantong pak Amien,” ujar Nazarudin.

Nazarudin memaparkan, dua nama itu banyak mendapatkan dukungan dari pengurus maupun anggota Partai Ummat. Dalam sejumlah pertemuan lanjut Nazarudin, selain Hanafi Rais ada nama MS Kaban yang dibincangkan dan memunyai kans menjadi ketua umum.

Mantan Ketua DPW PAN DIY ini menerangkan bahwa kemunculan Partai Ummat banyak ditunggu oleh masyarakat. Salah satu buktinya adalah dengan hasil survei nasional yang menempatkan Partai Ummat di atas beberapa partai lainnya.

Nazarudin menjabarkan meskipun belum deklarasi namun Partai Ummat melambung. Bahkan dari hasil survei, sambung Nazarudin, Partai Ummat mengungguli PAN.

“Belum deklarasi, kami menang tipis dari PAN secara nasional. Partai Ummat 1,3 - PAN 1,1 persen. Setelah deklarasi nanti (surveinya) berapa? Keluar status badan hukum (dari Kemenkumham) nanti berapa. Target kami tak muluk-muluk yaitu lolos ambang batas parlemen 4 persen,” ungkap Nazarudin.

Dia menilai kemunculan Partai Ummat banyak dinantikan oleh masyarakat utamanya kelompok masyarakat Islam Modern.

“Kami yakin momentum politiknya, angin sedang tidak ramah dengan aspirasi politik Islam dari kalangan Islam modernis. Kami muncul garap segmen itu. Di tengah euforia politik, kalangan Islam modernis mendambakan partai Islam dengan tokoh yang terpercaya,” ujar dia.