Rumah Adat Kalimantan Barat dan 5 Cirinya yang Perlu Anda Tahu

Rumah Adat Kalimantan Barat dan 5 Cirinya yang Perlu Anda Tahu
Rumah Adat Kalimantan Barat dan 5 Cirinya yang Perlu Anda Tahu

RumahCom – Bila Anda berencana jalan-jalan ke Kalimantan Barat, jangan lupa untuk mencari tahu nama rumah adat Kalimantan Barat yaitu Rumah Radakng. Terletak di Jalan Sutan Syahrir, replika Rumah Radakng dibangun untuk melestarikan rumah asli suku Dayak Kanayatn di Kalimantan Barat. Bangunan sepanjang 138 m dengan tinggi 7 m ini pernah dinobatkan oleh Museum Rekor Indonesia sebagai rumah adat terpanjang di Indonesia.

Apa saja keunikan dari rumah adat ini? Mari simak penjelasannya dan 5 keunikannya melalui artikel ini.

  • Nama Rumah Adat Kalimantan Barat adalah Rumah Radakng

  • 5 Keunikan Rumah Radakng

Nama Rumah Adat Kalimantan Barat adalah Rumah Radakng

Rumah Radakng atau disebut juga rumah panjang merupakan nama rumah adat Kalimantan Barat yang berbentuk rumah panggung yang memiliki panjang hingga 180 meter, lebar 30 meter, dan tinggi 5–8 meter di atas permukaan tanah. Tiang-tiang penyangga rumahnya sangat tinggi dan tangganya lebar.

Filosofi dari rumah berbentuk persegi panjang ini menggambarkan kebersamaan dan toleransi dari setiap anggota keluarga. Bayangkan saja, dengan rumah sepanjang itu, Rumah Radakng bisa menampung puluhan kepala keluarga dan ratusan orang.

Sayangnya, Rumah Radakng mulai punah sejak tahun 1960-an. Oleh sebab itu, sangat sulit untuk menemukan Rumah Radakng di daerah aslinya. Salah satu yang masih tersisa adalah di Dusun Saham, Kabupaten Landak. Rumah Radakng yang sudah dihuni sejak 140 tahun lalu itu masih bertahan hingga sekarang dan dihuni oleh sekitar 200 orang.

5 Keunikan Rumah Radakng

Seperti yang Anda tau, setiap rumah adat memiliki keunikan masing-masing, begitu juga rumah adat yang satu ini. Berikut ini beberapa keunikannya yang perlu Anda tahu:

1. Rumah Panggung Dapat diberikan Sentuhan Modern

Caption: Rumah panggung bisa disesuaikan dengan sentuhan modern dan kebutuhan Anda. (Foto: Pexels)
Caption: Rumah panggung bisa disesuaikan dengan sentuhan modern dan kebutuhan Anda. (Foto: Pexels)

Jika Anda memiliki lahan yang luas, tak ada salahnya membangun rumah panggung seperti Rumah Radakng yang disesuaikan dengan sentuhan modern. Gunakan beton yang kuat untuk menyangga bangunan utama di atasnya. Bagian bawah rumah panggung tersebut dapat dimanfaatkan sebagai garasi.

Bangun pula sebuah tangga yang kokoh dan lebar agar tidak mempersulit penghuni rumah yang lanjut usia untuk mencapai rumah panggung. Ketinggian dari rumah panggung pun bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamanan semua penghuni rumah.

Untuk kesan natural minimalis sekaligus modern, Anda bisa menggunakan material kayu yang dikombinasikan dengan dinding berwarna putih, abu, atau biru tua. Lengkapi pula dengan banyak jendela agar cahaya dan udara bisa mempunyai sirkulasi dengan baik.

2. Rumah didominasi Material Kayu

Caption: Material kayu memberi kesan hangat pada rumah tinggal yang terinspirasi dari rumah adat. (Foto: Pexels)
Caption: Material kayu memberi kesan hangat pada rumah tinggal yang terinspirasi dari rumah adat. (Foto: Pexels)

Keunikan lainnya, Rumah Radakng terbuat dari kayu ulin yang kokoh dan diberi sekat berupa papan kayu. Sedangkan untuk lantai rumah, ada yang membuatnya dari kayu dan ada yang dari bambu ataupun batang pinang. Kayu ulin merupakan tanaman khas Kalimantan yang keberadaannya juga semakin langka. Namun, kayu ini masih digunakan untuk material bangunan karena ketahanannya tahan terhadap perubahan cuaca dan suhu ekstrim serta anti rayap.

Bila Anda sedang melirik penggunaan material kayu sebagai lantai rumah, salah satu pilihannya adalah menggunakan kayu ulin. Kayu ini juga bisa digunakan sebagai material kombinasi untuk plafon. Meskipun anti rayap, Anda tetap perlu memberikan lapisan anti rayap supaya kayu tahan lama.

[ArticleCallout]{ “title”: “Kenali Jenis Material Kayu dan Cara Perawatannya”, “excerpt”: “Simak penjelasan mengenai material kayu dan cara merawatnya di sini!”, “link”: “https://www.rumah.com/panduan-properti/kenali-jenis-material-kayu-dan-cara-perawatannya-12650”, “image”: “https://id1-cdn.pgimgs.com/cms/static/2019/04/Material-kayu.original.jpg” } [/ArticleCallout]

3. Rumah Menghadap Matahari Terbit

Rumah yang menghadap ke arah matahari terbit membuat Anda mudah menerima kebaikan vitamin D setiap hari. (Foto: Pexels)
Rumah yang menghadap ke arah matahari terbit membuat Anda mudah menerima kebaikan vitamin D setiap hari. (Foto: Pexels)

Satu lagi filosofi yang bisa diambil dari Rumah Radakng, yaitu setiap bagian depan Rumah Radakng mengarah ke matahari terbit, sedangkan bagian belakangnya menghadap kea rah matahari terbenam. Tak perlu takut kepanasan bila rumah Anda menghadap matahari. Arah rumah ini baik karena Anda akan mudah mendapatkan vitamin D yang menyehatkan setiap pagi.

Selain itu, banyaknya cahaya yang masuk di pagi hari akan membuat Anda semakin hemat energi. Di sore hari, setelah lelah beraktivitas, Anda bisa duduk menikmati secangkir teh di teras belakang rumah sambil menunggu matahari terbenam.

4. Pilar Besar dengan Lukisan Suku Dayak

Ukiran dan lukisan khas suku Dayak mempunyai makna yang mendalam. (Foto: Pixabay)
Ukiran dan lukisan khas suku Dayak mempunyai makna yang mendalam. (Foto: Pixabay)

Jika ingin menambahkan ciri khas Kalimantan Barat di rumah modern Anda, pertimbangkanlah untuk membuat ukiran atau lukisan khas suku Dayak pada pilar rumah atau beberapa bagian dinding. Ukiran dan lukisan menjadi ciri khas setiap rumah di Kalimantan.

Motif seni lukis suku Dayak biasanya diambil dari bentuk binatang seperti burung enggang, naga, dan anjing, tetapi bisa juga berbentuk bunga, tanaman, perisai, dan wajah manusia. Setiap lukisan memiliki arti, misalnya burung enggang dan naga merupakan simbol penguasa alam dan simbol suci. Sedangkan perisai menggambarkan kokohnya pertahanan suku Dayak.

5. Anak Tangga Berjumlah Ganjil

Anak tangga yang lebar akan membuat langkah kaki lebih nyaman. (Foto: Pexels)
Anak tangga yang lebar akan membuat langkah kaki lebih nyaman. (Foto: Pexels)

Rumah Radakng memiliki tangga yang disebut hejot. Keunikan dari tangganya adalah jumlah anak tangga harus ganjil, rata-rata memiliki tiga tangga utama, dan berukuran lebar. Untuk Anda yang sedang membangun rumah, Anda bisa membuat tangga dengan jumlah ganjil seperti rumah adat ini. Ide membuat tangga berukuran lebar juga bisa diterapkan. Standar minimum untuk lebar tangga adalah 90 cm. Namun, untuk desain yang membuat langkah kaki lebih nyaman saat naik dan turun tangga, Anda bisa menggunakan ukuran lebar 120 cm.

[PropertyTip]Rumah-rumah di Indonesia biasanya menggunakan anak tangga dengan ketinggian 16-18 cm. Ukuran 14-15 cm bisa Anda pilih untuk kenyamanan ekstra. Jika terlalu tinggi, kaki akan mudah lelah.[/PropertyTip]

Bangun rumah tanpa modal besar pasti bisa asal tau triknya. Yuk simak video berikut agar bisa bangun rumah dengan bujet minim!

Temukan lebih banyak lagi panduan dan tips membeli rumah dalam Panduan dan Referensi. 

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah