Namanya Sempat Terseret Kasus Suap Pajak, Haji Islam Dirikan Pabrik Biodiesel

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pabrik biodiesel PT Jhonlin Argo Raya yang berlokasi di Kalimantan Selatan milik Andi Arsyad alias Haji Islam telah berhasil diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Peresmian pabrik telah dihadiri oleh Presiden Jokowi, Mantan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman yang termasuk dalam jajaran komisaris PT Johnlin Group, serta Gubernur Kalimantan Selatan dan Bupati Tanah Baru.

Disebut-sebut sebagai crazy rich Kalimantan Selatan karena gelimang hartanya, acara peresmian itu dilangsungkan secara mewah dan diisi dengan jajaran artis papan atas Indonesia. Dikabarkan para pengisi acara untuk peresmian tersebut juga dijemput menggunakan jet pribadinya.

Belakangan nama Samsudin Andi Rasyad juga sempat terseret terkait dengan kasus suap pajak.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Peresmian dari Presiden

Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, hari ini saya resmikan pabrik biodiesel PT Johnlin Argo Raya di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan," kata Jokowi dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Jokowi memaparkan bahwa langkah Jhonlin Group untuk membangun pabrik biodiesel merupakan langkah hilirisasi komoditas mentah yang terus harus didorong.

"Hirirasi, industrialisasi, harus dilakukan dan harus kita paksa untuk dilakukan. Oleh sebab itu, saya sangat menghargai apa yang telah dilakukan oleh PT Jhonlin Group membangun pabrik biodiesel," jelas Jokowi, Kamis (21/10)

Jokowi juga menjelaskan tentang potensi kepala sawit Indonesia yang begitu besar. Indonesia mampu memproduksi setidaknya 52 juta ton minyak sawit mentah menurutnya.

"Kita berharap juga nantinya ada perusahaan-perusahaan ayng lain yang mulai menghilirisasikan, mengindustrialisasikan CPO, baik menjadi minyak goreng, baik menjadi ksometik, atau menjadi barang setengah jadi, atau barang jadi lainnya," kata Jokowi.

Kasus Suap Pajak

Menteri BUMN Erick Thohir mendampingi Presiden Joko Widodo dalam peresmian pabrik biodiesel milik PT Jhonlin Agro Raya di Kalimantan Selatan (dok: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Menteri BUMN Erick Thohir mendampingi Presiden Joko Widodo dalam peresmian pabrik biodiesel milik PT Jhonlin Agro Raya di Kalimantan Selatan (dok: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Pada awal Oktober 2021 Haji Islam melaporkan Yulmanizar, mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak ke Bareskrim Polri.

Yulmanizar dinilai telah mencemarkan nama baiknya karena menuduh memiliki peran dalam kasus suap pajak.

Junaidi sebagai pengacara dari Haji Islam menjelaskna bahwa keterangan yang telah diberikan Yulmanizar sebagai saksi dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada 4 Oktober 2021 tidaklah benar.

"Demi memulihkan martabat dan nama baik klien kami, kami telah mengajukan laporan polisi atas adanya dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh saudara Yulmanizar, yakni tindak pidana kesaksian palsu di atas sumpah, pencemaran nama baik dan fitnah sebagaimana diatur dalam Pasal 242, 310, dan Pasal 311 KUHP," jelas pengacara Haji Islam, Junaidi, dalam keterangannya, Kamis (7/10/2021),

Penulis : Azarine Natazia

infografis Mobil Kepresidenan

Mobil Kepresidenan di Indonesia
Mobil Kepresidenan di Indonesia
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel